Polisi akan tindak Tegas pengibar Atribut Terlarang di Amban

Oleh Redaksi

05 September 2019 07:01 466 VIew

''Kapolda Papua Barat, Brigjen Pol. Herry Rudolf Nahak''

Manokwari, Arfaknews - Polisi bakal menindak tegas pelaku pengibaran bendera Bintang Kejora dalam aksi yang digelar oleh pendemo di Amban Manokwari, Selasa (3/9).

Dalam aksi yang digelar oleh solidaritas Nasyarakat Papua mengatasnamakan diri sebagai community Sosialis Papua di Jalan Gunung Salju Kompleks Unipa Amban Manokwari telah kibarkan dua buah atribut Bendera Bintang Kejora.

Kapolda Papua Barat, Brigjen Pol. Herry Rudolf Nahak menyangkan aksi yang digelar oleh Pendemo pasalnya tuntutanya makin tak jelas.

"Permintaan masa aksi di Amban semakin ngga Jelas, nagga tahu mau minta apa. Maka saya bilang ngga boleh, sebab kasus rasisme di Surabaya sudah ditangani oleh Aparat."

Soal pengibaran Bendera oleh Masa aksi di Amban aparat akan menindak tegas  pengibar Bendera Bintang Kejora di Amban. Pengibanaran Bendera dalam Masa Aksi, haruanya ngga boleh. Pasti akan ditindak tegas. Yang bawa bendera aja uda ditangkap, apalagi yang ngibarin. Kan sudah dilarang". Ujarnya

"Menyampaikan Pendapat boleh, tapikan harus menaati ketentuan-ketentuanya. Sesuai  maklumat, harus dilayangkan pemberitahuan kepada Kepolisiaan 3 hari sebelum kegiatan, kemudiaan mencantumkan berapa jumlah massa yang akan turun, kemudiaan alat peraga apa saja yang dibawa, itukan sudah diatur. Kita minta itu saja. Penyampaiaan pendapat kan boleh, bukan ngga boleh, sudah dijamin UU, yang tidak boleh adalah penyampaiaan pendepat di muka umum dengan cara-cara anarkis itukan ngga boleh. Itu yang dilarang. Jadi mari kita jaga sama-sama.

Nahak menerengkan situasi kamtibmas di Manokwari,  semakin baik, dan kondusif."Situasi Manokwari makin kondusif, makin baik". Tutupnya

Berita Terkait