Soal Pelantikan 6 Orang, MRP PB masih menunggu Respon Mendagri dan Gubernur

Oleh Jams Aisoki

05 September 2019 07:01 175 VIew

''Rapat Internal MRP PB''

Manokwari, Arfaknews - Majelis rakyat Papua Provinsi Papua Barat (MRP PB) masih menunggu tanggapan dari Menteri dalam Negeri Republik Indonesia (Mendagri) dan Gubenur Provinsi Papua Barat pasca putusan Mahkama Agung (MA) RI dengan berkas nomor perkara 170 atas nama penggugat Yafet Wainarisi dkk, dan Nomor Perkara 180 atas nama Aleda Yoteni.

Wakil Ketua II Majelis Rakyat Papua Provinsi Papua Barat, Cyrilius Adopak menjelaskan sejauh ini pihaknya masih menunggu respon Mendagri dan Gubernur terhadap 6 orang penggugat  dalam putusan Incrah di Mahkama Agung RI.

“Terkait dengan 6 anggota MRP yang akan dilantik berdasarkan keputusan MA, kami MRP kembalikan kepada Keputusan Hukum, karena yang digugat itu Gubenur dan Mendagri. MRP tetap akan menghormati keputusan Hukum. Kami masih menunggu proses dan mekanisme sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku. MRP menunggu sikap mendgri dan Gubenur” Ucap Adopak usai lakukan rapat internal  MRP digelar di salah satu hotel di Manokwari, Kamis (5/9).

“Sesuai dengan arahan kebangpol, MRP secara internal juga harus melihat mekanisme dan proses untuk pelantikan enam orang tersebut. Kami menghormati, tetapi juga dalam pelaksanaan, semua lembaga harus menghormati tata tertib mekanisme internal Kelembagaan MRP. Mekanisme itu tak bisa diintervensi oleh siapapun karena itu sesuai dengan tata tertib kelembagaan”

Sampai dengan hari ini MRP belum menerima putusan MA, dengan demikiaan kami belum dapat mempersiapkan kesiaapan pelantikan. Tapi Informasi di public sudah tersebar kemana-mana, jadi kami sudah tahu berdasarkan informasi tersebut, namun secara kelembaagaan belum.

Kita sudah siap untuk menyikapi ini, namun kami masih menunggu respon Mendagri dan Gubernur Papua Barat, setelah kami dapat respon itu baru kami ambil sikap”. Tututpnya

Berita Terkait