Mantan Gubernur Papua Barat, Abraham O Atururi Tutup Usia Di Manokwari

Oleh Rizaldy

20 September 2019 05:12 1189 VIew

''Mantan Gubernur Papua Barat Almarhum Brigadir Jenderal Marinir (purn) Abraham Oktovianus Ataruri. | Foto : Istimewa''

Manokwari, arfaknews.com – Ungkapan Terima Kasih dan Duka Cita yang mendalam menghantarkan kepergian sang Bapak Pembangunan Provinsi Papua Barat, Brigadir Jenderal TNI Marinir (Purn)  Abraham Oktovianus Atururi atas jasa dan pengorbanannya memperjuangkan hadirnya Provinsi Irian Jaya Barat (IJB) yang sekarang Provinsi Papua Barat.

Almarhum Abraham Oktovianus Atururi atau yang karib disapa Pak Bram tutup usia pada Hari Kamis (19/9/2019)  pukul 00.15 WIT di Rumah Sakit dr Azhar Zahir TNI Angkatan Laut Manokwari, Provinsi Papua Barat. Saat ini Almarhum disemayamkan di rumah duka Jalan Tri Kora Taman Ria Wosi atau dikenal dengan sebutan Valeria.

Almarhum Abraham Oktovianus Atururi meninggalkan seorang istri bernama Julieta D Ximenes dan lima orang anak dan cucu. Dokter Rumah Sakit dr Azhar Zahir TNI AL Manokwari yang menangani Almarhum Pak Bram enggan menjelaskan penyebab meninggalnya Almarhum.

“Rencanannya mahu di rujuk, namun Tuhan Berkehendak lain,” ucap dokter yang enggan menyebutkan namannya kepada awak media, ketika di temui di Rumah Sakit dr Azhar Zahir TNI Angkatan Laut Fasharkan, Manokwari Papua Barat.

Suasana duka nampak pada mimik wajah Istri dan anak-anak Almarhum Pak Bram kala mengantarkan jenazah Almarhum Pak Bram dari Rumah Sakit hingga jenazah Almarhum di semayamkan di rumah duka.

Panglima Komando Daerah Militer (Kodam) XVIII/Kasuari, Mayor Jenderal TNI Joppye Onesimus Wayangkau yang turut setia menjaga  dan menemani  Almarhum sejak masih di Rawat hingga mengantarkan jenazah Almarhum di rumah Duka nammpak haru di tinggal wafat bapak Pembangunan Papua Barat.

Panglima Kodam VXIII/Kasuari mengungkapkan rasa terima kasih TNI kepada Brigjend TNI Abraham O Atururi atas jasa dan pengorbanannya menghadirkan Kodam XVIII/Kasuari di Provinsi Papua Barat.

“Beliau (Alm Bram Atururi) adalah senior kami di TNI yang pernah di kasih tugas oleh Negara menjabat sebagai menjadi Gubernur Papua Barat. Kami sangat berterimakasih, termasuk Kodam kita itu juga gagasan dari Beliau. Jadi sebagai Panglima Komando Daerah Militer (Kodam) XVIII/Kasuari, saya menyampaikan penghormatan yang setinggi-tingginya kepada beliau,” ucap Wayangkau kepada awak media di rumah duka Jalan Tri Kora Taman Ria Wosi Jumat (20/9/2019) Pukul, 04.30 dini hari tadi.

“Mudah-mudahan karya dan dharma bakti Almarhum Pak Bram bisa bermakna bagi kita para generasi penerus bangsa ini. Bagi saya pribadi, beliau Pak Bram adalah Panutan, dan kita anak-anak muda harus menghargai apa yang beliau telah buat, itu yang harus kita jaga dan kita teruskan, karena pembangunan itu terus berjalan seiring berjalannya waktu,” imbuhnya.

Pria kelahiran, Serui, 13 Oktober 1950 ini telah mendarma baktikan dirinya membangun Irian Jaya di mulai ketika di percayakan menjabat sebagai Bupati Kabupaten Sorong di era kepemimpinan Presiden Soeharto, kemudian dipercayakan menjabat Wakil Gubernur Irian Jaya tahun 1996-1998, 1998-2000, kemudian di awal terbentuknya Provinsi Papua Barat Tahun 2003, Bram ditunjuk sebagai Pejabat Gubernur  Irian Jaya Barat  pada tahun  2003-2005.

Setelah kurang lebih tiga tahun menjabat sebagai Pejabat Gubernur Papua Barat, Abraham Oktovianus Atururi terpilih sebagai Gubernur definitive Provinsi Papua Barat selama dua periode kepemimpinan tahun 2006 – 2011 dan 2012 - 2017.


Berita Terkait