Pasca Rusuh di Papua Barat, Tingkat Hunian Hotel Menurun

Oleh Jams Aisoki

02 October 2019 07:01 575 VIew

'' Kepala Badan Pusat Statistik Provinsi Papua Barat, Endang Retno Sri Subiandani''

Manokwari arfaknews  - pasca rusuh di papua barat terjadi di pretengahan bulan agusrtus 2019, Tingkat penghuniaan Kamar (TPK) untuk Hotel Bintang di Papua Barat, mengalami penurunan di Bulan Agustus ketimbang Juli 2019.

Hal itu diterangkan Kepala Badan Pusat Statistik Provinsi Papua Barat, Endang Retno Sri Subiandani saat melakukan konferensi pers di Kantor BPS Provinsi Papua Barat di Sowi IV Manokwari Papua Barat, Selasa (1/10).

Dijelaskan tingkat huniaan Kamar  hotel berbintang di Papua Barat pada Agustus 2019 sebesar 49,02 persen, sedangkan pada bulan juli 2019 sebesar 49,59 persen, sehingga mengalami penurunan di bulan agustus sebesar 1,15 persen.

Untuk mengukur rata-rata huniaan, dihitung berdasarkan jumlah kamar yang dijual per jumlah kamar terjual selama satu bulan.

Rata-rata tamu menginap baik tamu asing maupun tamu domestik pada hotel berbintang di Papua Barat, mencapai 2,61 hari (2-3 hari) selama Agustus 2019, terjadi peningkatan 22,69 persen jika dibanding rata-rata lama menginap pada Juli 2019.

Secara keseluruhan, rata-rata lama menginap tamu asing Agustus 2019 sebesar 1,66 hari (1-2 hari) sedangkan tamu domestik sebesar 2, 65 hari (2-3 hari).

Perincian Hotel berbintang I pada Juli 44,35 dan 63,61 persen pada Agustus 2019, sementara  Hotel Bintang II pada Juli 41,00 dan menurun 40, 13 persen pada Agustus 2019.

Sementara pada juli 2019 hotel bintang III sebesar 47,56 persen, alami penurunan pada agustus menjadi 44,12 persen sedangkan Hotel bintang IV pada juli 63,41 persen dan alami peningkatan pada 64,99 persen.

Diharapkan sisa bulan yang ada, sektor pariwisata alami peningkatan kunjungan Wisatawan baik wisatawan Domestik maupun wisatawan mancanegara.

Berita Terkait