Fraksi Otsus Bakal Ajukan Mosi Tidak Percaya ke DPR Papua Barat

Oleh Charles Maniani

08 October 2019 07:01 670 VIew

''Ketua Fraksi Otsus Yan Yoteni''

Manokwari arfaknews – Fraksi Otsus geram lantaran dua kali pertemuan DPR Papua Barat, fraksi otsus selalu tidak dilibatkan dalam rapat internal, sehingga akan mengambil jalan pintas untuk mengajukan mosi tidak percaya ke DPRD Papua Barat.

Sementara Ketua Fraksi Otonomi Khusus, DPR Papua Barat, Yan Anton Yoteni menyentil ketidakhadiran Fraksi Otsus dalam Rapat Internal Dewan digelar di salah satu Hotel di Manokwari, kamis (3/10). dalam rapat btersebut fraksi otsus tidak diundang, sehingga mengancam ke DPR Papua Barat, jika sekali lagi fraksi otsus tidak diundang, maka akan melayangkan mosi tidak percaya. ke DPR Papua Barat".tegasnya

Fraksi otsus itu berbeda, bahkan SK peresmiaan dan pengambilan sumpah janji ikut berbeda, silahkan membentuk feaksinya, dalam perdasus nomor 16 pasal 18 dan tatib, fraksi Otsus wajib membentuk Fraksi tersendiri.

Dalam sisa masa bakti tiga bulan kedepan, fraksi otsus siap membantu tugas kedewanan, terutama dalam pembentukan AKD, nantinya ada posisi wakil IV dari Fraksi Otsus, berdasarkan amanat Perdasus dan tatib, diman pihaknya masih tetap akan menjalankan tugas kedewanan sampai 21 Januari 2020, ternagnya.

Pimpinan Sementara DPR Papua Barat, Orgenes Wonggor menerangkan dalam masa Bahkti DPR Papua Barat Periode  2019-2024, bakal ada unsur Pimpinan Dewan berasal dari jalur Otonomi Khusus.

Dalam periode ini memang ada unsur pimpinan dari Jalur otsus, berdasarkan wacana yang berkembang,  sehingga prosesnya harus dipercepat agar segera di bentuk, kata Wonggor usai memimpin Rapat Internal Dewan.

Politisi asal Partai Golkar inipun berharap Panitai Seleksi dan Panitia Penjaringan, segera mempercepatkan Proses pemilihan, sehingga menghasilkan Anggota DPR PB Jalur pengangkatan akan diresmikan setelah berkahir masa jabatan di Januari 2020.

Diharapkan panja dan Pansel harus bekerja maksimal, setelah berakhirnya masa Anggota Fraksi Otsus dan dilakukan pelantikan anggota DPR Mellui jalur Otsus, jangan lewat dari tanggal bulan Januari, Terangnya.

Wonggor pun berharap agar Sekwan berkordinasi dengan Anggota DPR jalur pengangkatan (Jalur Otsus) periode 2014-2019 agar menghadiri Rapat-rapat Kedewanan.

Fraksi otsus masih menjalankan tugasnya di DPR Papua Barat, selain itu fraksi otsus juga memiliki hak yang sama dengan 45 anggota Dewan dari jalur pemilu, mereka harus hadir dalam pembahasan AKD dan Tatib, sebab masa bahkti mereka baru akan berakhir pada bulan Januari 2020.

Diharapakan agar Sekwan mengundang fraksi otsus untuk hadir dalam pertemuaan Dewan. Mereka punya hak untuk menghadiri rapat Kedewanan, memberikan masukan-masukan, aspirasi yang berkaitan dengan tugas-tugas kedewanan, terangnya.

Berita Terkait