BI Papua Barat Tarik 12 Milyar Uang Lusuh Tak Layak Pakai

Oleh Jams Aisoki

08 October 2019 07:01 328 VIew

''BI Papua Barat tunjukkan uang kertas lusuh yang sudah tidak layak pakai''

Manokwari arfaknews - Bank Indonesia melalui Kantor Perwakilan Wilayah Provinsi Papua Barat telah menarik sebanyak 12 Milyar uang lusuh yang tidak layak dilakukan sebagai alat untuk melakukan transaksi di Papua Barat.

Menurut Kepala Deputi Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Papua Barat, FX.Widarto menyampaikan kegiatan ini merupakan pelaksanaan tugas dan Fungsi dari Bank Indonesia dalam menjaga dan memelihara kestabilan Nilai Rupiah.

Salah satu perwujudannya menjaga uang bersih (clean Money Policy) mencakup empat aspek yakni Uang Layak Edar, pecahan yang sesuai, nominal yang cukup serta tepat waktu bagi seluruh Masyarakat di Provinsi Papua Barat.

Kata Widarto, Selama September 2019, Bank Indonesia menarik Uang Tidak Layak Edar sebanyak 12.419.592.000 dari Mayarakat di empat kabupaten di papua barat, diantaranya Kabupaten Kaimana, Tambrauw, Raja Ampat dan Kabupaten Sorong.

Sedangkan untuk kabupaten Manokwari pada Oktober 2019 penukaran mencapai 436.750.000, di Kabupaten Kaimana sendiri, dalam deatline waktu 23-27 September penukaran Uang tidak layak berdar di Kaimana mencapai 12.410.000.000 Milyar". Ungkap Widiarto dalam Konferensi pers, Jumat (4/10).

Bank Indonesia juga mendorong partisipasi aktif dari perbankan dalam rangka mengakselerasi penyarapan uang lusuh atau tidak layak edar melalui Program BI Jangkau.

BI Jangkau adalah Program Perluasan Layanan Kas bank sampai di tingkat kecamatan (Distrik) dan Desa melalui jaringan Kantor dan atau Perbankan atau melalui pihak lain ditunjuk bank Indonesia dalam rangka kebijakan peningkatan kualitas Uang beredar di Masyarakat.

Dalam rangka pendistribusian Uang Layak Edar kepada Masyarakat, Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Papua Barat melakukan Kas Keliling diperuntuhkan bagi Masyarakat, dilakukan 5 kali dalam seminggu.

BI akan mendatangi Masyarakat, Para pedagang untuk menukar dan menarik uang tidak layak edar, Uang tidak layak edar meliputi uang rusak, Uang kertas lusuh. serta menerima penukaran Uang koin, Tuturnya

Ia berharap masyarakat dapat berpartispasi dalam menukar uang lusuh dan rusak agar menjaga clean Money Policy yang beredar di Masyarakat.

Berita Terkait