Bupati Harap Kisruh di Internal PDI-P Pegaf Segera Tuntas

Oleh Jams Aisoki

01 November 2019 07:01 305 VIew

''Bupati Pegaf Yosias Saroi''

Pegunungan arfak arfaknews - Bupati Kabupaten pegunungan Arfak, Yosak Saroy menegaskan anggota dan Pimpinan Sementara segera mempercapat proses pelantikan ketua DPRD Definitif Pegunungan Arfak, pasalnya jika mengalami keterlambat di bulan November maka pihaknya akan mengerluarkan Peraturan Bupati dalam menyusun ABPD 2020.

Sebagai pembina Partai Politik di Pegunungan Arfak, meminta agar Partai PDI-P bisa duduk bersama untuk menyelesaikan masalah internal terjadi di dalam tubuh PDIP di Pagaf, agar tidak memperlambat pelantikan yang akan berdampak pada pembahasan ABPD induk Tahun 2020".

Mengingat sesuai dengan rentang waktu, sebelum tanggal 31 November, APBD sudah harus diketok, oleh sebab itu jangan sampai permaslahan di internal partai PDI-P menghambat proses pelantikan ketua definitif DPRD Pegunungan Arfak, ungkapnya Selasa (29/10).

Dijelaskan, Pegaf sendiri telah ditetapkan masuk dalam kategori daerah tertinggal dan akan digenjot pembangunannya dari berbagai Kementerian, disamping itu saat kunjungan Presiden RI ke Pegaf, Presiden berjanji bakal mengenjot anggaran untuk pembangunan di Pagaf, jika pimpinan Definitif belum dilantik dalam bulan ini, maka kita akan antisipasi dengan peraturan Bupati berdapak pada proses pembahasan APBD induk.

Apabila kisruh di internal PDI-P belum juga tuntas, maka premerintah daerah akan menggunakan Peraturan Bupati untuk menetapkan pembahasan APBD 2020,  hal itu berdampak pada pengurangan anggaran Daerah atau bertahan di anggaran Daerah sebelumnya, Ungkapnya.

Diharapkan kisruh terjadi di internal Partai PDI-P, segera selasai, agar pembahasan APBD induk  berjalan normal.

Namun, jika tarik ulur intenal PDI-P memperlambat proses, maka usul saya wakil I dan Wakil II dilantik, agar mereka dapat menjalankan pembahasan APBD induk 2020, sambil menunggu kisruh di PDI-P selesai, terangnya.

Berita Terkait