China Lirik Peluang Investasi di Papua Barat

Oleh Jams Aisoki

05 November 2019 07:01 538 VIew

''Gubernur Papua barat, Dominggus Mandacan sedang bersalaman dengan Investor asal China''

Manokwari arfaknews - Sejumlah Investor asal Tirai Bambu (China), tergabung dalam tim Rich Investment Managemen Ketika berkunjung ke Papua Barat, melirik sejumlah potensi investasi terdapat di Papua Barat.

Dalam kunjungan ini merupakan yang kedua kalinya dilakukan, setelah 10 tahun lalu, mereka telah mengirim utusan untuk kunjungan pertamanya ke Manokwari Papua Barat guna melakukan riset tentang Potensi investasi di Papua Barat.

Project Direktur Rich Investment Managemen, Orlando Honggowibowo, mengatakan dalam kunjungan ini tim Rich Investment Managemen melakukan pertemuan dengan Stekholder di pemerintahan untuk membicarakan sejumlah potensi investasi di Papua Barat.

Para investor China ini, telah melihat peluang investasi di sini, berupa Kelapa Sawit, kehutanan, industri dan pertambangan, sementara Kelapa sawit dan kehutanan itu sendiri sangat berpeluang untuk menanamkan investasinya.

Terkait masalah kayu, problem dihadapi dimana Kayu masih dikrim ke keluar. namun investor bakal membuat industri pengelolahn kayunya disini, agar bisa meningkatkan pendapatan daerah, serta menyerap tenaga kerja dan mengurangi angka pengangguran di Papua Barat.

Namun kendala investasi dihadapi dipikirkan terkait soal ijin, terkait soal dukungan Pemerintah, masyarakat dan soal infrastruktur, pemerintah telah berfikir soal dampak dan tanggung jawab sosialnya pada masyarakat.

Diharapkan keberadaan investor China di Papua barat,tidak dilihat sebagai ancaman, melainkan mendapat dukungan masyarakat dan pemerintah agar tidak dipersulit keberadaannya.

Kedatangannya  bersama tim, diprediksi dalam tempo satu atau dua minggu kedepan, akan mengirim orang guna menindaklanjuti masalah yang perlu ditindaklanjuti. Ujarnya.

Gubernur Papua Barat, Dominggus Mandacan mengatakan Sumber daya di Papua Barat melimpah dan membutuhkan para investor  dalam mengelola potensi yang ada.

Papua Barat punya sumber daya alam cukup tersedia, tentunya dalam mengelola hal itu harus mencari investor untuk mengelolanya, kalau ada investor datang mengelola, sehingga dapat menghasilkan pendapatan bagi daerah, Masyarakat, menyerap tenega kerja dan membuka lapangan pekerjaan bagi masyarakat".

Investor tertarik akan pertambangan Batubara, tapi ijin sudah pernah dikeluarkan sejak dulu semasa dirinya menjabat Bupati Manokwari, sudah tidak berlaku namun jika para investor mau investasi lagi, pemerintah harus menindaklanjutinya lagi.

Untuk Perkebunan Kelapa Sawit di kelola PT.Youngjin, saat ini peruashaan tersebut sedang failid dan asetany mau dilelangkan lagi, sehingga pemerintah menyampaikan ke mereka, namun perusahaan ini justru berminat dalam sektor Kehutanan, diharapkan dalam pertemuan ini ada tindak lanjutnya, tegasnya.

 

Berita Terkait