Seorang Pemuda Dikeroyok Oknum Brimob Di Fakfak

Oleh Redaksi

12 November 2019 13:12 901 VIew

''Gambar Ilustrasi pengeroyokan dilakukan Oknum Brimob''

Fakfak arfaknews - Seorang pemuda bernama Muhammad Yusuf Suryono, merupakan penderita penyakit epilepsy, terpaksa harus dirawat di UGD RSUD Fakfak, Papua Barat, lantaran menderita luka sobek di pelipis dan lebam di sekujur tubuhnya, akibat di keroyok oknum brimob usai melakukan patroli.

video korban dikeroyok oknum brimob langsung viral di media sosial dan menjadi perbincangan luas dikalangan warga Fakfak.

korban diketahui  telah di keroyok lebih dari 10 oknum personil brimob, lantaran korban lebih dulu memukuli salah satu oknum  brimob, saat diminta aparat memindahkan motornya, karena menghalangi jalan.

Peristiwa ini terjadi Sabtu (9/11) 2019, sekitar pukul 22.30 Wit, di jalan S Parman Fakfak, bermula ketika rombongan personil brimob usai pulang dari patroli menggunakan  truk dan mobil.

Rombongan patroli brimob ini  harus berhenti di jalan, karena jalan yang akan mereka lewati, terhalang motor korban terparkir di jalan tersebut.

Ketika salah seorang oknun personil brimob bertanya. “siapa pemilik motor ini”, korban justru emosi dan memukuli personil brimob secara membabibuta.

Beberapa personel brimob lalu turun dari truk dan kemudian melakukan pengeroyokan terhadap korban.

Usai di keroyok, korban lalu dibawa ke rumah sakit untuk menjalani perawatan medis, akibat luka di pelipis dan lebam di sekujur tubuhnya.

Kapolres Fakfak, AKBP Ary Nyoto Setiawan menjelaskan penganiayaan ini akibat korban terlebih dulu menganiaya anggota Brimob, sehingga oknum brimob pun kemudian menganiaya korban, sedangkan korban tidak di ketahui jika menderita penyakit epilepsy.

Sementara itu, Orang tua korban. Samad Hatala, sangat menyayangkan tindakan oknum anggota brimob terhadap putranya, menurutnya bila anaknya melakukan pelanggaran hukum harusnya diproses hukum bukannya justru dikeroyok.

Orang tua korban pun tetap meminta agar kasus ini, agar diproses secara hukum yang berlaku. hingga kini korban masih dirawat di rumah sakit.

Sedangkan oknum anggota brimob yang melakukan pengeroyokan, rencananya akan menjalani pemeriksaan dilakukan provost Polda Papua Barat.


Berita Terkait