Tiga Pengendara Motor Korban Diserempet Mobil Polisi, Warga Blokir Jalan

Oleh Redaksi

13 November 2019 06:12 2206 VIew

''Warga memblokir jalan menggunakan kayu balok dan batu, serta membakar ban bekas akibat kecelakaan menimpa warganya''

Manokwari arfaknews – Sejumlah warga melakukan aksi pemblokiran jalan poros Manokwari - Arfai, lantaran sebuah motor dikendarai tiga korban berboncengan ini terjatuh diduga tersenggol mobil Polisi Polda Papua Barat, terjadi di jalan arfai, tepatnya depan depot pengisian BBM TNI, Selasa (12/11), sekitar pukul 17.00 Wit.

Warga sekitar mengetahui korban terjatuh dari motor dan mengalamo luka, spontan warga memblokir jalan menggunakan kayu balok dan batu, bahkan membakar sebuah ban bekas diatas jalan.

Akibat kecelakaan ini, ruas jalan arfai menuju ke kota manokwari maupun sebalikanya, lumpuh total sambil menunggu aparat kepolsian me;lakukan mediasi terhada warga sekitar lokasi kecelakaan.

Sementara tiga korban kecelakaan, oktovina Mansim (50 tahun) mengalami luka dibagian bahu kanandan dan dibagian kepala, Sinike Mansim (30 tahun) mengalami luka gores pada bagian kaki dan kanan, serta luka robek dibagian dahi dan mendapatkan 1 4 jahitan, serta pengendara motor lainnya Martin Amandus (32 tahun) tidak mengalami luka di sekujur  tubuhnya.

Sedangkan identitas dari anggota polisi yang diduga meneyenggol pengendara motor ini hingga terjatuh, IPTU Y. H merupakan Anggota Dit Lantas Polda Papua Barat, usai menyenggol pengendara ini, lalu menuju ke kantor Polda Papua Barat, untuk menyerahkan diri.

Adapun kronologis kecelakan ini terjadi, dimana Mobil dinas di kendarai anggota Dit Lantas Polda Papua Barat, melaju kencang dari Arfai menuju ke Polda Papua Barat, namun saat berada di sekitar SD Arfai 1, mobil tersebut menyerempet pengendara motor Mio Pink di kendarai Oktovina Mansim berboncengan dengan Sinike Mansim.

Usai mobil polis tersebut menyerepet pengenda motor hingga terjatuh, usai melewati Makodam XVIII/Kasuari, mobil tersebut kemudian menabrak motor Honda Scoopy PB 3918 MQ dikendarai Martin Amandus.

Untuk ketiga korban kecelakaan, lalu dibawa ke RS. Bhayangkara Polda Papua Barat, untuk mendapatkan perawatan medis, sedangkan pelaku yang mengendarai mobil dinas Polda Papua Barat, lalu menyerahkan diri ke Propam Polda Papua Barat dan sedang dilakukan pemeriksaan intensif, Kata Kabid Humas Polda Papua Barat, AKBP Mathias Krey, dalam keterangannya ke sejumlah awak media.

Sedangkan pemblokiran jalan baru dibuka warga, setelah aparat kepolisian dan tokoh masyarakat melakukan negoisasi untuk pembukaan ruas jalan, sehingga tidak terjadi kemacetan panjang.  


Berita Terkait