Dorong Pembangunan Berkelanjutan, Dishut PB Gelar Penyuluhan Kehutanan di Ransiki

Oleh Redaksi

28 November 2019 07:01 107 VIew

''foto bersama 40 orang peserta Penyuluhan Kehutanan di Distrik Ransiki, Kabupaten Manokwari Selatan, 13/11/2019. Foto : dok arfaknews.com.''

Manokwari, arfaknews.com -Pemerintah Provinsi Papua Barat terus menggenjot pembangunan paradigma Pengelolaan sumber daya hutan secara bijaksana dan berkelanjutan sesuai visi Provinsi Papua Barat sebagai Provinsi Pembangunan Berkelanjutan yang dicanangkan pada, Tahun 2015 lalu, dan secarah sah ditetapkan dalam Peraturan Daerah Khusus (Perdasus) pada 23 Maret 2019 lalu.

Berbagai upaya terus digalakan untuk mencapai visi tersebut, diantaranya melalui kegiatan Penyuluhan Kehutanan Bagi Masyarakat dan Mitra IPHHK di Distrik Ransiki, Kabupaten Manokwari Selatan pada tanggal, 12 sampai 13 November 2019 lalu.

Kegiatan tersebut dibuka oleh Kepala Bidang Perlindungan dan Penyuluhan Dinas Kehutanan Provinsi Papua Barat, Sylvia M.A Makabori itu diikuti oleh 40 peserta yang terdiri dari Masyarakat pemilik hak ulayat di dalam dan di sekitar kawasan hutan, para pelaku usaha di sektor kehutanan dan instansi terkait lainnya di tingkat Kabupaten.

''Penyuluhan ini, merupakan agenda rutin yang setiap tahun dilakukan untuk mendorong pembangunan paradigma pegelolaan sumber daya hutan secara bijaksana dan berkelanjutan agar sejalan dengan komitmen pembangunan di Provinsi Papua Barat sebagai Provinsi Pembangunan Berkelanjutan,'' kata Sylvia Makabori melalui siaran persnya kepada arfaknews.com.

Menurutnya, kerusakan sumber daya hutan dewasa ini sudah sangat mengkawatirkan, maka perlu dilakukan perubahan paradigma pembangunan kehutanan yang bertumpu pada pendekatan ekosistem sumber daya hutan berbasis pemberdayaan masyarakat.

''Pembangunan kehutanan kedepan diarahkan untuk memberikan peran dan partisipasi aktif masyarakat secara proporsional. penyuluhan ini salah satu tujuannya untuk membangun komitmen bersama antara pemerintah, masyarakat dan pelaku usaha di bidang kehutanan,'' ucap Sylvia Makabori.

Sylvia Makabori mengajak masyarakat, para mitra IPHHK lokal di Manokwari selatan agar dapa mengelola sumber daya kehutanan secara bijaksana dan berkelanjutan sesuai visi pembangunan Provinsi Papua Barat sebagai Provinsi Konservasi.

Berita Terkait