Bawaslu Manokwari " Jangan Gadai Hak Suara Anda Demi Uang "

Oleh Charles Maniani

28 November 2019 07:01 135 VIew

''Kegiatan Ssosialisasi dilakukan Bawaslu Manokwari di Kampung Mokwan, Distrik Warmare''

Manokwari arfaknews.com- Bawaslu Manokwari mengingatkan pada seluruh lapisan masyarakat jelnga pilkada Manokwari nanti, agar gunakan hak suara dengan baik tanpa menggunakan politik praktis, serta tidak memnggadai hak suaranay hanya karan uang.

Hal ini dilontarkan Bawaslu Manokwari, ketika melakukan sosialisasi di kampung Mokwam Distrik Warmare Manokwari. Kamis, (21/11) 2019 lalu, terkait penggunaan hak suara serta pelanggaran yang di timbulkan jika kedapatan menjual suara.

Ketua Bawaslu Manokwari, Syors prewar, mengatakan masyarakat di kampung  Mokwam untuk tidak menggadaikan hak suaranya dengan uang, meski dalam keadaan terpaksa

Partisipasi warga sangat diperlukan, jangan selalu berpikir memilih hanya Karena dapat imbalan uang, terpenting adalah harga diri warga jauh lebih mahal dari pada uang, kata Syors

Proses pemilihan ditahun 2020 mendatang  merupakan pilkada atau pemilihan bupati, masyarakat memililah secara sehat jangan ada keterpaksaan oleh siapapun, serta usai pemilihan saling bermusuhan lantaran beda suara atau dukungan.

Jika ada kandidat pilkada maupun tim suksesnya diduga kecurangan membeli suara dengan uang, maka secara tidak langsung Kedepannya aspirasi masyarakat tidak dikawal dengan baik.

Ia pun mengatakan masih banyak aspirasi masyarakat perlu dilihat pemerintah, Kalau menggunakan metode lama suara di beli dengan uang, kapan baru kita punya tempat ini bisa maju.

Diharapkan menggunakan politik Secara baik dan sehat maka harapan kampung ini untuk kedepannya jauh lebih baik, terangnaya.

Jika masyarakat melihat atau mendengar ada oknum telah melakukan penjaulan hak suara hanya karna uang atau dalam bentuk apapun, hal itu segera laporkan ke jaringan Bawaslu

Selain itu bawaslu pun mengingatkan panwaslu distrik dalam sosialisasinya di 13 Kampung di Distrik Warmare, jangan ada panwas mendaftarkan dir kebawaslu mengatasnamakan kampung Mokwam, sedangkan keberadaannya di kota, ketika jelang pemilihan baru datang padahal tidak berada ditampat tersebut.

Jika warga menemukan ada hal seperti itu, berharap agar masyarakat segera melaporkan ke Bawaslu Manokwari, bahkan Oknum Panwas ikut bermain saat pemilihan, maka sangsi tegas menati di depan mata disertai pemotongan Upah kerja.

Menjadi panwaslu di Distrik mapun kampungm, Banyak orang ingin punya peluang kerja, tapi terbatas oleh sebab itu jangan main dengan hal seperti itu, bekerjalah dengan baik untuk rakyat.

Sementara ini Bawaslu sedang membuka pendaftaran untuk jaringan Bawaslu, silahkan cek dan daftar di Bawaslu dengan ketentuan syarat pelamar membawa berkas dibutuhkan ke kantor Bawaslu Manokwari.

 

Berita Terkait