Pansus DPD RI Bertekad Pertemukan Joko Widodo Dengan Beny Wenda

Oleh Jams Aisoki

29 November 2019 07:01 245 VIew

''Ketua Pansus DPR RI untuk tanah Papua, Philep Wamafma ''

Pansus DPD RI Bertekad Pertemukan Joko Widodo Dengan Beny Wenda

Manokwari arfaknews - Sebagai langkah solutif dalam penyelesaian permasalahan di tanah Papua, Panitia Khusus (Pansus) DPD RI, bertekad untuk mempertemukan Presiden RI, Joko Widodo dan Beny Wenda.  

Selain itu, Pansus DPR RI untuk tanah Papua bakal pula melakukan pertemuan dengan  Gubernur bersama unsur Forkopimda Provinsi Papua, tokoh  agama, adat dan tokoh masyarakat serta kelompok ULMWP dan KNPB. melalui dengar pendapat dengan kelompok berkepentingan di Jayapura,

Ketua Pansus DPR RI untuk tanah Papua, Philep Wamafma mengatakan, kehadiran Pansus DPR RI ini untuk menyelesaikan pekerjaan rumah negara belum terselesaikan dapat berpotensi memicu konflik.

LSM Kontras, Yayasan Bantuan Hukum Indonesia (YBHI), serta Amenesti Internasional telah mengindentifikasi masalah Papua, kedalam beberapa kategori yaitu persoalan masa lalu meliputi masalah integrasi Papua sejak 1961 hingga PEPERA pada 1969, serta pasca Otsus di Papua dan ketimpangan ekonomi, Politik, hukum dan Sosial terjadi di tengah masyarakat.

Tujuannya pertemuan ini,mendorong agar ada solusi antar elit politik Jakarta dan elit politik di tanahPapua, agar menyatukan persipsi sehingga menghindari adanya perbuatan pelanggaran HAM, serta tidak ingin ada aktivitas menjadikan rakyat sebagai korban.

Diharapkan pula agar semua aspirasi rakyat diperjuangkan ditempat terhormat, melalui meja perlemen agar diselesaikan disana, terang Philep ketika melakukan lawatan ke Manokwari, Jumat (22/11).

Selain itu, pihaknya akan melakukan kordinasi dengan Benny Wenda dan rekan-rekannya di Inggris untuk bersama menyelesaikan persoalan Papua.

Selama 6 bulan bekerja, akan berbicara dengan Benny wenda di Inggris, siapa tahu melalui Pansus Papua kita bisa mempertemukan Presiden Jokowi dan Benny Wenda dalam menyelesaikan persoalan Papua, pungkasnya

Hasil komunikasi Pansus, pihak ULMWP sudah bersedia hadir,  sementara pihaknya akan berkordinasi dengan Menkopolhukam agar status DPO KNPB dikesampingkan agar ada ruang bagi mereka untuk menyempaikan pikiran mereka dalam upaya menyelesaikan persoalan di Papua. Jelasnya

Tujuan dilakukannya pertemuan dengan semua pihak berkepentingan di Papua, agar menyelesaian akar persoalan di Papua, rakyat membutuhkan kedamaian di Tanah Papua, agar rantai kekerasan dan persoalan masa lalu tidak terwariskan kepada generasi kini dan generasi masa depan.

Berita Terkait