Protes Putusan Ketua Umum, Kantor KONI Papua Barat di Palang

Oleh Jams Aisoki

29 November 2019 07:01 330 VIew

''Pemalangan di kantor KONI Papua Barat''

Manokwari arfaknews - Ketua Umum KONI Papua Barat, dituding memberikan dukungan sepihak kepada ketua Asprov PSSI Papua Barat  ke ajang Pra-PON, membuat Kantor KONI Papua Barat, terletak di Kampung Susweni, ditrik Manokwari Timur, di palang menggunakan balok kayu dan bambu.

Pemalangan ini dilakukan Wakil Ketua Ketua PSSI Asprov Papua Barat, lantaran kesal terhadap keputusan lompat jendela dilakukan ketua Umum KONI Papua Barat,

Wakil Ketua Asprov PSSI Papua Barat, Yance Kambu, ketika di hunbungi via seluler, Rabu (27/11), mengutarakan jika KONI Papua Barat bukan Organiasi Keluarga” Kalau model seperti ini, kapan persepakbolaan di Papua Barat akan maju, tegasnya.

Dirinya menilai secara prosedural Ketua Umum KONI PB telah membuat keputusan sebanyak 3 kali hingga menghasilkan keputusan tim monitoring dan evaluasi (MONEV) dengan memberikan rekomendasi kepada tim terverifikasi Wakil ketua Tim Asprov menangani Tim Sepak bola Pra-PON Papua Barat.

Atas dasar itu, pihaknya telah melakukan latihan untuk mempersiapkan para pemain untuk di terjunkan ke Pra-PON. Namun diluar didugaan, ada keputusan sepihak dilakukan Ketua Umum KONI pada Tim Ketua PSSI tidak terverifikasi Tim Monev KONI, sehingga menilai keputusan ketua Umum KONI adalah keputusan sepihak, tidak procedural, tuturnya.

Atas keputusan sepihak ini membuat Wakil Ketua Asprov PSSI, merasa tidak terima atas putusan Ketua Umum KONI PB dengan melakukan Pemalangan Kantor KONI Papua Barat.

Sebelumnya, hubungan Ketua Asprov dan Wakil Ketua Asprov  Papua Barat sempat cekcok dan menghasilkan dua Tim PON PSSI Papua Barat. Masing-masing tim dikordinir oleh  Ketua Asprov dan Wakil Ketua Asprov PSSI Papua Barat.

Akibat dari aksi pemalangan kantor KONI Papua Barat ini, aktivitas Kantor KONI Papua Barat lumpuh total, lantaran Wakil ketua Asprov PSSI Papua barat, memblokir Pintu utama dan pintu masuk kantor KONI.

Berita Terkait