Ketua DAP : Jangan Menganggap 1 Desember Sebagai Hari Keramat

Oleh Jams Aisoki

29 November 2019 07:01 562 VIew

''Johan Warijo, selaku Ketua Dewan Adat Papua Wilayah III Doberay''

Manokwari arfaknews - Ketua Dewan Adat Papua Wilayah III Doberay mengharapkan agar semua pihak tidak menganggap 1 Desember sebagai hari keramat, bahkan di kuatirkan menjadi hari kiamat.

diharapkan pihak siapapun tidak boleh mengkerdilkan 1 Desember ini, Itu bukan hari anarkis, bukan hari malapetaka, apalagi menganggapnya sebagai hari Makar dan Separatis, Kata Johan Warijo, selaku Ketua Dewan Adat Papua Wilayah III Doberay saat ditemui, Rabu (27/11).

1 Desember adalah hari Bangsa Papua, hari lahirnya Nieuw Guinea Road, Kita tidak boleh menutup sejarah atau memutarbalikan sejarah, harus jujur tentang sejarah.

Kita harus jujur terhadap sejarah, dimana di hari itu, untuk pertama kali dalam sejarah peradaban Papua, lahirnya Forum Dewan Niew Gunea Road tahun 1961.

Sebagai Masyarakat adat, menghargai apa yang menjadi sejarah kebangsaan. Jangan ada orang mengkerdilkan hari itu ataupun menganggapnya sebagai hari separatis, atau mengkriminalisasi moment itu, tutur Warijo

Ditegaskan tidak ada aktivitas kriminal di 1 Desember, hanya Ibadah syukur Masyarakat Adat atas Sejarah Bangsa Papua, Seperti biasa masyarakat adat akan menggelar ibadah Syukur peringati 1 desember di Kantor Dewan Adat, ujarnya.

Dihimbau pada masyarakat Manokwari dan aparat keamanan  untuk tidak perlu takut dan panik terkait 1 Desember, justru mari bersama menjaga keamanan bersama.

Menurutnya, jika aparat tidak memberi ruang, hal itu dapat memancing kemarahan Masyarakat Adat, bahkan jika aparat semakin menutup ruang, dikhawatirkan dapat menciptakan konflik, namun jika ruangnya diberikan maka dapat menghindari konflik social. Harapnya.

Berita Terkait