Pemuda Bakal Diperdayakan Melalui Bengkel Pemuda

Oleh Jams Aisoki

06 December 2019 16:09 2545 VIew

''Kepala Bidang Pemuda dan Olahraga Dinas Pariwisata, Pemuda dan Olahraga Kabupaten Manokwari, Septer Dimara''

Manokwari arfaknews – Untuk menciptakan lapangan kerja, pemerintah melalui Kementrian Sosial RI, bakal membuat program pengembangan dan pembinaan pemuda di Manokwari., melalui Program Pembinaan Kepemudaan

Kepala Bidang Pemuda dan Olahraga Dinas Pariwisata, Pemuda dan Olahraga Kabupaten Manokwari, Septer Dimara, Jumat (6/12) 2019, merespon baik program pengembangan pemuda digelontorkan Kementerian Sosial melalui Deputi pengembangan pemuda di Indonesia.

April tahun 2020, Program Pembinaan pemuda yang digelontorkan oleh Kementerian Sosial melalui Deputi Pengembangan Pemuda Indonesia sudah eksekusi

Dalam program pembinaan nantinya bakal disebut bengkel Pemuda, berbagai macam pelatihan life skill bakal diajarkan berupa, perbengkelan, pertukangan, Komputer, perkantoran dan berbagai macam kegiatan pelatihan lainnya, bertujuan  guna menjawab kebutuhan pasar, termasuk kegiatan kreatifitas minat bakat dan Seni Budaya.

Program dari kementerian sosial berkelanjutan (Sustainable), semacam kursus per 6 bulan, magang sesuai keahlian mereka di Industri, Perusahan, perkantoran swasta maupun pemerintahan, terkendala tempat pelatihan, sebab Kementerian Sosial hanya memplot anggaran kegiatan pelatihan, sedangkan pembebasan lahan atau tempat pelatihan menjadi tanggung jawab peerintah Daerah.

Dukungan pemerintah daerah kabupaten Manokwari diperlukan, sebab Kementerian memberi tenggang waktu hingga Maret 2020.

Terkait tempat dilirik  bertuju pada KLK atau BLK terletak di jalan Bandang Borasi,melalui komunikasi ternyata aset tersebut milik kementerian Tenaga Kerja dan Transmigrasi, dititipkan ke Pemda Manokwari, sehingga akan melakukan komunikasi dengan Kementerian guna meminjam pakai bangunan BLK/KLK agar digunakan sebagai bengkel pemuda.

Dalam mencari warga ingin dilatih pihaknya sedang melakukan pendataan pada pemuda di sembilan Distrik se-kabupaten Manokwari, usia bakal direkrut 16-30 Tahun berdasarkan klasifikasi usia, jenis kelamin, pendidikan, organisasi dan perkerjaan, dan penyadang disabilitas, sebab program ini diprioritaskan  untuk pemuda terutama pemuda pengangguran, disabilitas, dan kelompok pemuda potensial dalam pengembangan life skill dalam mengisi dunai kerja.


Berita Terkait