Dualisme Asprov PSSI Biang Kegagalan Pra PON Papua Barat

Oleh James Aisoki

10 December 2019 06:05 2340 VIew

''Sekretaris Perseman Manokwari, Yan Ch Warinussy''

Manokwari, Arfaknews.com- Dualisme di tubuh Asprov PSSI Papua Barat dituding sebagai biang kegagalan Tim PON Papus Barat dalam pra kualifikasi di Maluku. Selain itu, KONI Papua Barat juga dinilai tidak tegas menyikapi konflik di internal Asprov PSSI tersebut.

Sekretaris Perseman Manokwari, Yan Ch Warinussy mengatakan imbas dari persoalan ini, membuat Ketua Asosiasi PSSI Provinsi Papua Barat dr. Fransiskus Tanuardus dan Wakil Ketua Yance Kambu saling klaim. Masing-masing menyatakan paling berhak membentuk tim Pra PON. “Proses seleksi pemain tidak transparan. Berlatih tidak sesuai program pembinaan tim yang akan berlaga di event Pra PON yang sangat ketat,” ucap Warinussy dalam realis yang diterima Arfaknews.com.

Warinussy mengatakan, meski belum memiliki kepengurusan yang sah, namun Ketua Umum Asprov dr. Fransiskus Tanuardus telah menggelar kompetisi Liga III dan Suratin Cup di Papua Barat. Bahkan tim yang dibentuk Ketua Asprov dilegalkan mengikuti Pra PON di Maluku. Dia juga mempertanyakan pertanggungjawaban keuangannya tim yang bersumber dari APBD. "Kalau pengurus belum legal, lalu bagaimana dengan pertanggungan jawaban keuangannya” tanya Warinussy.

Di lain pihak, Warinussy juga mengkritsi KONI Papua Barat dan Ketua Umum PSSI yang dinilai tidak tegas menyelesaikan dualisme ini. "KONI Papua Barat terkesan tidak tegas mengambil sikap. Begitu juga dengan PSSI. Terkesan dibiarkan karena tidak pernah ada pelantikan pengurus.  Tidak pernah ada rapat-rapat komite eksekutif. Bahkan tidak pernah ada pembentukan komisi disiplin dan komisi banding sebagai alat penting dalam penyelenggaraan kompetisi PSSI di tingkat Asprov Papua Barat,"  ungkapnya.

Sementara Ketua Harian KONI, Daud Indouw  mengungkapkan tim yang berangkat mengikuti Pra PON tidak mewakili Papua Barat. Sebab tim tersebut tidak terdaftar di tim Monitoring dan evalusi (Monev) KONI Papua Barat.

“Mereka (PSSI) terjadi dualisme. Tim yang terdaftar di tim Monev KONI, adalah tim PSSI di bawah Wakil Ketua Asprov Yance Kambu. Namun yang hari ini ikut Pra Kualifikasi PON di Ambon adalah tim Ketua Asprov. Bahkan keberangkatan mereka tanpa sepengetahuan kami,” ungkap Indouw.


Berita Terkait