Kehadiran Aparat di Kantor LP3BH Dipertanyakan

Oleh Charles Maniani

10 December 2019 17:01 922 VIew

''Sejumlah anggota brimob berada di sekitar kantor LP3BH, Jl. Gunung Salju Manokwari''

MANOKWARI, Arfaknesw.com-  Direktur Eksekutif Lembaga Penelitian, Pengkajian dan Pengembangan Bantuan Hukum (LP3BH) Manokwari Yan Ch. Warinussy memprotes keras kehadiran sejumlah petugas Brimob di sekitar kantornya. Meski beralasan hanya berjaga di sekitar Jalan Gunung Salju, namun kehadiran aparat ini dinilai sebagai intimidasi. Apalagi hal tersebut dilakukan bertepatan dengan peringatan hari HAM Internasional.

Melalui pesan singkat, Warinussy yang sedang berada di luar kota mengaku mendapat laporan kehadiran sejumlah aparat itu dari stafnya. "Kehadiran anggota brimob tersebut merupakan bentuk intimidasi fisik dan teror terhadap kami sebagai Pembela HAM di Manokwari. Ini juga sangat mencoreng Peringatan Hari HAM Internasional yang sangat dihormati negara dan dunia," ucapnya melalui pesan singkat.

Keberadaan anggota brimob tersebut juga dibenarkan Ketua Badan Pengurus (Board Member) LP3BH Agus Sumule. Sumule mengatakan, keberadaan aparat itu untuk berjaga menyusul beredarnya rencana aksi peringatan HAM Internasional. "Katanya ada informasi intelejen  hari ini ada demo  dalam jumlah besar .   Titik sasaran aksi ke kantor LP3BH. Maka mereka datang berjaga-jaga," kata Sumule via sambungan telepon.

Kapolda Papua Barat Brigjen Pol Herry Rudolf Nahak yang dihubungi membantah personelnya mengintimidasi LP3BH. Keberadaan anggota menurut Nahak, untuk berjaga setelah mereka mendapat informasi kantor HAM itu akan jadi sasaran demo. "Kami pantau. Yang dikuatirkan adalah ada aksi disitu. Makanya jaga- jaga saja. Jangan sampai ada bilang polisi tidak jaga nanti kami disalahkan lagi," ungkapnya.


Berita Terkait