Imigrasi Manokwari Perketat Masuknya Wisatawan Asing di HUT PI ke 165

Oleh James Aisoki

29 January 2020 16:02 335 VIew

''Kepala Kantor Imigrasi Kelas II Non TPI Manokwari, Bugie Kurniawan''

Manokwari arfaknews - Menyambut HUT PI ke 165 Tahun di Tanah Papua, digelar di Pulau Mansinam pada 5 Februari 2020 mendatang yang bakal dihadiri tamu dan wisatawan lokal, Nasional dan mancanegara, Imgrasi Manokwari akan memperketat masuknya wisatawan asing ke Manokwari

Hal ini dilakukan guna menghindari hal negatif, seperti antisipasi Warga Negara Asing ilegal membuat Kantor Imigrasi Kelas II Non TPI Manokwari dan Divisi Keimigrasian Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Papua Barat, akan melakukan pengawasan disejumlah titik.

Imigrasi Kelas II non TPI Manokwari menyambut HUT PI membagi dua kegiatan yaitu pengawasan dan layanan mobile Paspor, kata Kepala Kantor Imigrasi Kelas II Non TPI Manokwari, Bugie Kurniawan, Selasa (28/2/2020).

Pengawasan bakal dilakukan secaar baik dan mandiri, maupun akan melibatkan tim Pora, unsur penindakan, unsur intelejan dan aparat keamanan serta instansi terkait lainnya.

Kantor Imigrasi pun bakal bekerja sama dengan otoritas Bandara, Polsek Bandara, dan Perusahan Penerbangan terkait pengawasan orang asing masuk melalui bandara Rendani, tegasnya.

Agar terawasi secara maksimal, pihaknya bakal meminta data tamu asing  disejumlah hotel maupun tempat penginapan atau rumah-rumah warga menampung wisatawan asing  hendak berkunjung ke Pulau Mansinam dalam perayaan HUT PI ke.165 Tahun, pada puncak perayaan di 5 Februari 2020 mendatang.

Imigrasi bakal membagi grup intelejen dan penindakan keimigrasian baik dari Divisi Keimigrasian maupun dari Kantor Imigrasi Kelas II Non TPI Manokwari, bahkan membuka Mobile Paswor untuk melayani warga yang membutuhkan pelayanan Pasport di Kantor Klasis GKI Manokwari dimulai 28 hingga 4 februari 2020 Dimulai pukul 09.00 – 14.00 Wit, serta berbagi informasi terkait layanan Keimigrasian kepada warga.

Diharapkan partisipasi masyarakat terkait akvitas orang asing dianggap membahayakan ataupun mengganggu ketertibaan umum agar dapat disampaikan melalui serial number: 08114584333. Tegasnya.


Berita Terkait