Dana Milyaran Mengalir ke BPJN XVII, BWS dan Balai PPW Papua Barat, Pengusaha Lokal Hanya Nikmati Secuil

Oleh James Aisoki

11 February 2020 06:02 1712 VIew

''Salah satu Pengusaha Lokal Papua, Daud Indou''

Manokwari arfaknews – Para pengusaha lokal berharap, kunjungan kerja Wakil Menteri PUPR RI  ke Manokwari, semoga dapat membawa angin segar bagi para pengusaha lokal, sehingga mendapatkan kebijakan khusus dalam soal tender paket pekerjaan di BPJN XVII, Balai Wilayah Sungai (BWS) dan Balai Prasarana Permukiman Wilayah (PPW) Papua Barat

Hal itu ditungkan salah satu Pengusaha lokal Papua, Daud Indouw, Senin (10/2/2020) mengatakan selama ini dirasakan para pengusaha lokal terkait Dana APBN milayaran rupiah dikucurkan ke Papua melalui BPJN XVIII, BWS dan Balai PPW Papua Barat, namun pengusaha lokal hanya mendapat secuil, bahkan peket pekerjaan didapat hanya bernilai kecil, sementara paket pekerjaan puluhan milyar hingga ratusan Milyar digenggam pengusaha dari luar tanah Papua.

Pengusaha lokal pun bertumpu pada Wamen PUPR RI agar menegaskan BPJN XVII, BWS dan Balai PPW  Papua Barat memberikan ruang  ke Pengusaha Papua ikut tender pekerjaan, Kalau ada pengusaha lokal Papua telah meliki kelengkapan alat pekerjaan dapat dilibatkan dalam paket APBN. Jangan pengusaha lokal diarahkan ke paket pekerjaan di APBD tingkat I dan tingkat II, tegasnya.

Kehadiran Wamen di Manokwari, ada petunjuk langsung ke para kepala Balai BPJN XVII, BWS dan Balai PPW Papua Barat, memprioritaskan dan ke khususan bagi pengusaha lokal, jangan hanya pengusaha loka mendengar  pejet pekerjaan ratusan Milyar ada di tiga Balai ini, tapi pengusaha lokal hanya jadi penonton, ujarnya.

Paket pekerjaan APBN kebanyakan pengusaha titipan dari  pusat untuk kerja proyek pekerjaaan di Tanah Papua, sementara pengusaha lokal Papua hanya dapat gigit tulang, sedangkan daging segar didapat pengusaha luar Papua.

Sesuai instruksi Presiden, Pengusaha lokal Papua harus menjadi tuan di negeri sendiri, jika Menteri PUPR RI membina pengusaha lokal jadi tuan di Negeri sendiri,  maka Balai Balai Jalan dan Balai BWS buktikan Tahun 2020 prioritaskan Pengusaha lokal.

Para Pengusaha lokal pun sudah mampu bersaing dengan nilai paket 500 juta sampai 5 Milyar, kalau bisa diatas itu  30 milyar sebab di APBD tingkat I dan II pengusaha lokal, masih bisa tender pekerjaan sampai 30 milyar, harapnya

 


Berita Terkait