Program Polisi Noken, MRP PB Minta Prioritaskan Anak Doberay dan Bomberay

Oleh James Aisoki

17 February 2020 06:05 295 VIew

''Ketua MRPB Papua Barat, Maxi Ahoren''

Manokwari arfaknews- Mejelis Rakyat Papua (MRP) Papua Barat meminta Polri agar memprioritaskan Anak Asli Wilayah Doberay dan Bomberay dalam perekrutan Program (Bintara) Polisi Noken di Polda Papua Barat tahun 2020.

Hal itu diutarakan Ketua MRP Papua Barat, Maksi Nelson Ahoren, Jumat (14/2/2020), menerangkan program polisi noken merupakan salah afirmasi Polri untuk merekrut anak Papua menjadi polisi.

Penerimaan calon Bintara Polisi dalam program polisi Noken di Polda Papua Barat merupakan program yang cukup baik untuk anak Papua.

Diharapkan kapolda Maupun Kapolri agar melakukan kordinasi dengan MRP terkait perekrutan polis Noken ini.

Pada 27 Februari 2020 mendatang, Polda akan membuka penerimaan calon Bintara Polisi dalam program polisi Noken, dengan kuota sebanyak 126 siswa, untuk itu MRP-PB ikut dalam pengawasan terbuka dalam seleksi ini, ungakpanya.

MRP seharusnya ada dalam sistem pengawasan terbuka, agar diusulkan kapolda untuk memprioritaskan anak-anak Doberay maupun domberay, selanjutnya anak Papua dari wilayah adat lain berada di wilayah Papua Barat, terangnya.

Selain itu, MRP memberikan apresiasi ke Polda Papua Barat telah meloloskan 10 Anak Papua dalam Sekolah Polisi dilingkup Kepolisian Negara Republik Indonesia.

Dikatakan keberhaasilan Polisi bukan hanya diukur dari tertitibnya Kamtibmas, namun bagaimana Polda dapat melahirkan anak Papua menjadi Polisi dan menjadi unsur pimpinan di Polda Papua Barat, sebab 10 anak sudah lolos agar dipertahankan dan tidak dikurangi lagi.


Berita Terkait