DPP Golkar Lakukan Dua Kali Survei Kelayakan Kader Balon Bupati

Oleh James Aisoki

22 February 2020 02:07 383 VIew

''Rapat Pleno digelar Partai Golkar ''

Manokwari arfaknews –  Menuju Pilkada tahun 2020 untuk mencari siapa yang bakal diusung menjadi Balon Bupati di sembilan kabupaten di Papua Barat bakal melakukan pesta demokrasi, DPP Partai Golkar bakal malakukan dua kali survey untuk menilai kelayakan kader Bakal Calon (Balon) diusungnya.

Hal ini dilontarkan Wakil Sekjen DPP Partai Golkar Bidang Pemenangan Pemilu Wilayah Papua Barat, Drs. Bernard Sagrim, ketika menggelar Rapat Pleno Selasa (18/2/2020), mengatakan DPP Parati Golkar akan malakukan dua kali survey untuk menilai kelayakan kader bakal Calon didusung partainya.

Dikatakan pula, dalam menjaring alon Bupati  disertai pemaparan Visi Misi bakal Calon Bupati dan Wakil Bupati dalam pilkada 23 September 2020 mendatang di sembilan Daerah di Papua Barat melaksanakan pilkada

Diterangkan dalam rapat pleno, guna mencapai hasil maksimal dilakukan perluasan penjaringan Balon Bupati dan Wakil Bupati melalui visi dan misinya, sehingga para ketua DPD segera mengusulkan bakal calon disungan melalui visi misi sebelum diajukan ke DPP Parati Golkar.

Melalui rapat pleno DPD Golkar Papua Barat, Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Golkar  wajib memparkan visi misi bakal calon telah direkrut di daerah untuk diajukan ke DPP.

Diharapkan para pimpinan DPD Kabupaten/Kota di Papua Barat memaparkan visi-misi bakal calon telah direkrut. Jangan ada kepentingan subjektif didalamnya.

Politisi Partai Golkar menambahkan, DPP menginginkan 60 persen wilayah di Indonesia harus dimenangkan Parati Golkar.  Maka di Papua Barat Golkar Target menangkan 7 dari 9 daerah dalam pilkada 2020". Kata kader Partai Golkar sekaligus Bupati Kabupaten Maybrat ini.

Formulasi dari terget 60 persen, Kader direkomendasikan sebagai Calon Bupati, Formuka kedua jika dalam pemetaan geopolitik di daerah ada pertimbangan tertentu, maka kader dicalonkan sebagai calon wakil. Namun jika tak berkemungkinan untuk dua formula tersebut, maka Golkar membangun kualisi untuk mengusung calon. Jelasnya.

Senada itu, Ketua DPD Partai Golkar Papua Barat, Rudy Timisela menjelaskan dalam Rapat pleno para calon akan memaparkan visi misi untuk dinilai Politisi Senior Golkar dan Akademisi Unipa.

Seleksi ini penting, karena diutamakan adalah calon yang memiliki wawasan dalam manegerial pembangunan sebuah daerah. Akan dihadiri bakal calon disemua daerah agar konsep pembangunannya dinilai, jelasnya.


Berita Terkait