Cemarkan Nama Baik Kandidat Anggota DPR Fraksi Outsus, Kepala Suku Miyah Tambrauw Ancam Proses Hukum

Oleh James Aisoki

26 February 2020 22:04 301 VIew

''Kepala Suku Irires, Stevanus Syufi''

Tambrauw arfaknews - Kepala Suku Irires Tambrauw menegaskan pencalonan Paul Baru sebagai calon anggota DPR Fraksi Outsus, lantaran memenuhi kriteria musyawarah adat suku untuk dicalonkan pada periode 2019-2024.

Kepala Suku Irires, Stevanus Syufi, mengatakan pengusulan nama Paulinus Vincentius Baru dipandang sah, sebab telah diusulkan dalam Musyawara adat dihadiri  para kepala Suku Irires, Miyah, Mpur, Abun, Ketua LMA Abun dan Ketua LMA Karon Tambrauw dalam musyawara adat digelar di Sausapor 20 November 2019 lalu.

Setalah dilakukan revieuw kembali, Pansel hanya meminta keterwakilan dua nama Calon dari Kabupaten Tambrauw sehingga para kepala suku bersekapat untuk memilih Vincentius Paulinus Baru, dan Bernadus Sedik, untuk mewakili Masyarakat Adat Tambrauw dalam Proses Seleksi ditingkat Provinsi.

Selain itu menolak tuduhan dituntut Para Pendemo (Solidaritas Masyarakat Mpur) di Kantor Kesbangpol Papua Barat, Mereka harus belajar adat kembali ,agar mengetahu asal usul sejarah, Tegasnya.

Dikatakan Paul Baru adalah Anak Adat Suku Miyah Tambrauw sehingga sangat tidak tepat jika Paul Baru disebut bukan Anak Tambrauw, tegas Syufi saat diwawancarai, Selasa (25/2/2020).

Sementara keluarga Besar Sedik - Baru minta para Pendemo segara melakukan Ralat Informasi 1x24 Jam ke publik sebelum diambil langkah hukum dan tuntutan adat atas pencemaran nama baik saudara Paulinus Baru". tegasnya

Selain itu, Kepala Suku Besar Ireres ini mengharapkan agar Pansel jeli dalam menetapkan 11 Nama akan duduk sebagai Anggota DPR Papua barat melalui fraksi outsus, sekaligus untuk memprioritaskan daerah belum dapat jatah periode 2014-2019.

Sebelumnya, Senin (24/2/2020), salah satu kelompok masyarakat mengatasnamakan diri sebagai solidaritas masyarakat Mpur melakukan aksi penolakan terhadap keberadaan Paulinus Baru mewakili Kabupaten Tambrauw dalam Bursa pencalonan DPRPB Jalur Pengangkatan periode 2019-2024.


Berita Terkait