Diduga Salah Tangkap, Korban SA Laporkan Polisi Telah Menganiayanya

Oleh James Aisoki

06 March 2020 15:05 838 VIew

''Suasana jalan Yos Sudarso saat terjadi kekacauan Selasa 3 Maret 2020''

Manokwari arfaknews – Diduga polisi lakukan salah tangkap terhadap terduga Pelaku Pencurian dengan kekerasan (Curas), Saselaku korban laporkan Polisi yang telah menganiayanya ketika dalam penangkapan dilakukan Reskrim Polres Manokwari.

Kuasa hukum korban, CH Warinusy dalam realisnya diterima di meja redaksi, Kamis (5/3/2020), mengatakan melalui orang tua korban sendiri telah melaporkan dugaan penganiayaan terhadap korban di Polsek Manokwari dengan Laporan Polisi Nomor : LP/111/III/2020/Papua Barat/Sek.Manwar, tanggal 03 Maret 2020.

Selain itu membantah sejumlah pemberitaan di berbagai media online tentang peristiwa, penangkapan terduga pelaku curas Selasa, 3 maret sekitar pukul 17:00 wit, ujarnya.

Sesuai laporan diterima, pihak Polres Manokwari telah salah tangkap terhadap kliennya, disebabkan informasi rekaman CCTV menunjukkan postur terduga pelaku mirip dengan SA.

Sayangnya, polisi tidak melakukan pendekatan persuasif dengan keluarga SA untuk mencari tahu siapa terduga pelaku curanmor dimaksud. Tapi justru klienya SA sedang berada di depan Toko Nur Ati, Sanggeng-Manokwari malah disergap dan dipaksa bahkan ditembaki anggota Buser Polres Manokwari..

Akibat menggunakan pendekatan persuasif berdampak pada ketidakpuasan dari keluarga SA dan warga Sanggeng, hingga menimbulkan gangguan kamtibmas.

Ternyata SA dilepaskan bukan karena alasan dia di bawah umur, namun karena tidak ada bukti dimaksud minimal 2 (dua) alat bukti menurut KUHAP untuk menetapkan klien sebagai pelaku atau tersangka dalam dugaan tindak pidana curas tersebut. Jelasnya.


Berita Terkait