Bengkel Dapat Tegur, Buang Limbah Berbahaya dan Beracun Dalam Kali

Oleh James Aisoki

18 March 2020 06:10 2990 VIew

''Dinas Lengkunagn Hidup Manokwari ketika memberikan teguran ke pengelola bengkel motor ''

Manokwari arfaknews - Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Manokwari menegur keras salah satu Bengkel Motor di Jalan Trikora Wosi Manokwari lantaran membuang limba Bahan Berbahaya dan Beracun (3B) ke Kali Wosi Bambu Kuning.

Kepala Bidang Pengendalian Pencemaran dan keanekaragaman Hayati, Yohanes Ada Lebang, berdasarkan laporan warga, bengkel kerap membuang bahan B3 ini ke dalam Selokan hingga mencemari kali Wosi Bambu Kuning.

Berdasrkan pantauan langsung dilapangan, ditemukan adanya aktivitas usaha bengkel ini melakukan pembuangan limbah, berupa oli bekas melalui pipa air menuju kali, hal ini dilakukan sejak tahun 2014, kata Lebang.

Agar tidak mengulangi lagi perbuatannya, DLH Manokwari memberikan teguran secara lisan sebagai bentuk informasi dan sosialisisi pada pelaku usaha,

Pelaku usaha dianjurkan agar menyediakan tempat penampungan sementara dengan segera mengurus Surat Pernyataan Pengelolaan Lingkungan (SPPL) dalam waktu 15 hari kedepan ke Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Manokwari.

Tindakaan ini sebagai bentuk kesanggupan dari penanggung jawab usaha untuk melakukan pengelolaan dan pemantauan lingkungan hidup atas dampak lingkungan kegiatan usaha wajib Amdal.

Apabila dalam jangka waktu 15 hari, sejak dikeluarkannya peringatan tertulis ini, pelaku usaha diberi peringatan tidak mengindahkan peringatan atau tetap tidak mematuhi ketentuan pasal yang dilanggarnya, maka dilakukan penghentiaan sementara atau mencabut sementara izin usaha dan akan berkoordinasi dengan instansi teknis lainnya. Jelasnya

Dinas Lingkungan Hidup juga melakukan sosialisi peringatan dini pada sejumlah warung makan di jalan Jalan trikora Wosi untuk mengelola limba dapur secara bertanggung jawab.


Berita Terkait