Masih Bergantung Pusat, Papua Barat Tolak Lockdown

Oleh James Aisoki

25 March 2020 03:05 522 VIew

''Gubernur Papua Barat, Dominggus Mandacan''

Manokwari arfaknews – Pemerintah Propinsi Papua Barat Menegaskan tidak memberlakukan pemberhentian akses transportasi (Lock Down) Bandar Udara dan Pelabuhan laut di Wilayah Provinsi Papua Barat.

Penolakan dilakukannnya Lockdown diPapua Barat,dipertimbangkan secara baik antara pusat dan Daerah, dimana semua kebutuhan harus terpenuhi dari luar, lalu hendak melakukan lock down, apalagi kita di daerah yang tergantung dari pusat.

Ketergantung dengan alat-alat transportasi laut dan udara, membuat Papua Barat belum ada kebijakan melakukan lock down, kata Gubernur Pupua Barat, Dominggus Mandacan, usai menggelar Pertemuan bersama Stekholder dalam Telekonferenci di Kantor Gubernur Papua Barat, Selasa (24/3/2020).

Diterangkan dalam telekonferens Gubernur da n Presiden, Di instruksikan untuk penangan dan pemantauan efektif pada orang-orang yang datang dari daerah penyeberangan.

Dalam instruksi presiden, menyangkut langkah penanganan warga datang dari tempat penularan, mereka terindikasi penularan wajib dideteksi secara maksimal, baik masuk melalui Bandara maupun pelabuhan., serta diberian penangan dan pemantauan serius pada mereka berindikasi indikasi Orang Dalam Pengawasa (ODP) dan Pasien Dalam Pengawasan (PDP)".

Gubenur menjelaskan SOP sudah jelas dari pusat,  Didaerah hanya tindak lanjut langkah penanganannya, kita laksanakan berdasarkan situasi dan kondisi di daerah masing-masing, dalam arti, semua fasilitas, sarana, baik tenaga medis, rumah sakit, pengobatan harus dimaksimalkan.

Sementara langkah pencegahan terus dilakukan, warga harus menjaga kesehatan, kebersihan, cuci tangan, jaga jarak saat berkomunikasi, hindari kerumunan dan perkumpulan pertemuan dalam jumlah besar serta isolasi diri di rumah, ungkapnya.


Berita Terkait