Papua Barat Naikkan Status Jadi Tanggap Darurat Covid 19

Oleh Redaksi

28 March 2020 23:05 413 VIew

''Gubernur Papua Barat menyampikan kenaikan status Papua Barat menjadi tanggap darurat covid 19''

Manokwari arfaknews - Pemerintah Provinsi Papua Barat secara resmi mengumumkan naikkan status Tanggap Darurat covid 19 selama 14 hari, terhitung 27 Maret hingga 9 April 2020.

Hal ini disampikan langsung Gubernur Papua Barat, Dominggus Mandacan, Jumat (27/03/2020) mengatakan pemberlakuan lock down dilakukan secara terbatas, seiring dengan naikknay status status Papua Barat dari Siaga Darurat menjadi Tanggap Darurat.

Setelah Kementeriaan kesehatan mengumungkan Kasus Positif Covid 19 di Papua Barat berjumlah dua Orang berada di Kota Sorong, sehingga Papua Barat dinyatakan berstatus Tanggap Darurat, kata Gubernur

Diberlakukannya Status Tanggap Darurat, Pemerintah Provinsi Papua Barat secara tegas melarang Penduduk Papua Barat  untuk melakukan aktivitas perjalanan keluar Papua Barat selama kurung waktu tertentu, demikian pula penduduk dari luar Papua Barat dilarang masuk ke wilayah hukum Papua Barat, kecuali untuk urusan mobilitas tenaga kesehatan dan urusan urgent lainnya.

Penduduk Se-kabupaten/ Kota di Papua Barat, dilarang melakukan transportasi dan mobilisasi antar Kabupaten/Kota di Papua Barat dalam kurung waktu tersebut.

Akses Kapal Penumpang diberhentikan untuk jangka waktu tersebut, kecuali kapal Barang, Akses transportasi udara tetap berlangsung, namun diberlakukan larangan bagi warga non KTP Papua untuk masuk ke Papua Barat, jelasnya.

Pemerintah juga membatasi aktivitas masyarakat diluar rumah kecuali urusan penting atau urgent, Selain itu masyarakat Papua Barat dianjurkan menerapkan social distancing atau phsycal distancing dengan menjaga jarak fisik saat berinteraksi dengan orang lain.

Satgas Covid 19 papua Barat dan Satgas Pembantu Covid 19 di Kabupaten/Kota, melakukan tindakan penanganan dan pencegahan semaksimal mungkin dengan mengambil langkah hukum di wilayah masing-masing sesuai peraturan perundang undangan yang berlaku, tegasnya.


Berita Terkait