Warga Blokir Bandara, Tuding Ada Penumpang Pesawat Terjangkit Covid 19

Oleh Redaksi

01 April 2020 01:05 1040 VIew

''Suasana Pemblokiran jalan dilakukan warga menuju Bandara Rendani''

Manokwari arfaknews - Warga seputar Bandara Rendani Manokwari, melakukan aksi pemblokiran jalan pintu masuk bandara, pintu cargo dan jalan protokol menuju bandara, lantaran menuding ada tiga orang penumpang pesawat asal bandara Hasanuddin terjangkit covid 19, Selasa (31/03/2020)

Tudingan warga memblokir jalan menggunakan batang pohon, lantaran melihat mobil ambulance, serta petugas medis telah mengenakan baju Alat Pelindung Diri (APD), sehingga menduga jika penumpang dijemput ambulance sudah terjangkit virus corona.

Melihat hal tersebut, Warga pun beramai ramai memblokir jalan dan serta menghadang setiap mobil penumpang bandara, untuk tidak mengangkut penumpang keluar dari Bandara Rendani ///

Warga meminta para penumpang tujuan Manokwari untuk tetap barada di Bandara dan tidak mengijinkan penumpang pesawat keluar dari bandara, bahkan mereka meminta agar penumpang tersebut kembali diberangkatkan pulang ke bandara yang mengangkutnya.

Aparat kepolsian dan TNI tiba dilokasi aksi pemblokiran jalan, sempat mendapat perlawanan warga, meminta aparat keamanan tidak masuk ke bandara, mereka meminta agar pemerintah propinsi Papua Barat maupun kabupaten Manokwari, untuk segera menutup akses masuknya orang melalui bandara dan pelabuhan, hal ini guna memutus rantai virus corona masuk ke Manokwari dan wilayah Papua Barat 

Setelah sempat berdialog dengan aparat kepolisian, warga pun mempersilahkan pemblokiran jalan tersebut dibuka, namun warga tetap menutut agar bandara rendani ditutup guna memutus mata rantai covid 19.

Kapolres Manokwari, AKBP Dedy F Millewa,  mengatakan tiga penumpang dituding warga terjangkit virus corona, setelah dilakukan pengecekan dari karantina bandara, ternyata suhu badannya normal dan dalam kondisi sehat, warga panik lantaran melihat petugas medis dan ambulance memasukai bandara, namun hal itu guna kesigapan petugas mengantisipasi dan pencegahan covid 19, ungkapnya.


Berita Terkait