Parjal Ingatkan Pemerintah, Berhati-hati Dalam Mengambil Sikap Lockdown

Oleh James Aisoki

10 April 2020 02:12 1604 VIew

''Ketua Parjal ketika bersama Gubernur Papua Barat''

Manokwari arfaknews - Parlemen Jalanan (Parjal) Papua Barat mengingatkan Pemerintah Provinsi Papua Barat serta Kabupaten Kota, agar berhati-hati mengambil langlah lock Down, pasalnya penggunaan kebijakan tanpa pertimbangan yang matang dapat menciptakan masalah baru ditengah masyarakat.

Pihaknya meminta pada pimpinan di Daerah meupaun kota, agar Paham Hirarki dari sebuah Jabatan, diatas Kabupaten ada Provinsi, diatas Provinsi ada Pemerintah Pusat terkait penyebaran Covid 19 telah merambah dunia hingga ke Indonesia maupuan ke daearha lainnya saat ini.

Kebijakan Daerah mesti dikomunikasikan secara bersama berupa tindakan pencegahan penyebaran Covid 19, sehingga tidak terkesan menjadi kebijakan sepihak justru membuat masyarakat panik, sehingga muncul persoalan baru seperti Ekonomi, kata ketua Panglima Parlemen Jalanan Ronald Mambieuw, Kamis (10/4/2020).

Dikatakan sebelum mengambil langkah lock Down, pemerintah wajib miliki data akurat ke masyarakat ekonomi lemah, sehingga tidak menimbulkan dampak nantinya,seperti jumlah Data Penduduk ekonomi lemah, PNS golongan rendah, ojek, pekerja banguan, semauanya harus diperhatikan jika mau lock down, sehingga tidak menjadi pekerjaan rumah bagi Pemerintah Daerah ketika mengambil langkah untuk Lock Down,

Jika Bandara ditutup bagaimana mungkin masyarakat mau dapat bantuan alat kesehatan, serta bagaimana petugas mengirim hasil Spesimen hasil tes kasus corona ke Makasar atau Jayapura.

Selain itu Penutupan akses transportasi secara sepihak juga berdampak pada distribusi bapok ke masyarakat, menurutnya langkah kebijakan Gubernur untuk membatasi arus masuk penumpang kapal dan Maskapai penerbangan sangat tepat.

Pihaknay mendukung Kebijakan Gubernur Papua Barat untuk perketata arus masuk, jika bukan ber-KTP Papua Barat agar segera dipulangkan, sementara warga Papua Barat baru dari daerah terpapar virus Corona wajib di karantina secara mandiri

Para Bupati dan wali Kota  se Papua barat, segera berkordinasi dengan Gubernur sebelum mengambil kebijakan, agar tidak menimbulkan konflik baru di masyarakat, harapanya.

Warga Masyarakat pun di minta untuk menjaga Kebersihan, guna menjaga diri tetap sehat, hindari Kerumunan dan terapkan Sosial Distance dan Phsycal Distance, harapnya.


Berita Terkait