Sumur Warga di Manokwari Tercemar, Warga Keluhkan Air Bersih

Oleh James Aisoki

16 April 2020 22:10 902 VIew

''Salah satu sumur warga tercemar''

Manokwari arfaknews -  Sebanyak 17 Sumur Warga di kompleks Sanggeng, Manokwari  telah terkontaminasi Bahan Berbahaya dan Beracun (B3) diduga tercemar dari Fuel Terminal Pertamina Manokwari PT. Pertamina Persero.

Anggota DPRD Kabupaten Manokwari, Selvia Werikar, kamis (16/4/2020), meminta agar pihak Pertamina dan Pemerintah Daerah Kabupaten Manokwari, untuk segera mencari langkah alternatif dalam menjawab kebutuhan air bersih untuk menggantikan 17 sumur warga telah terkontaminasi Bahan B3.

Masyarakat butuh Solusi dari Pihak Pertamina dan Pemerintah daerah, sebab dalam satu sumur, digunakan 10 sampai 12 keluarga dalam memperoleh air bersih.

Diminta ketegasan pihak pertamina dan pemerintah dalam menjawab kebutuhan air bersih warga di kompleks Sanggeng dan dalam waktu dekat akan berkordinasi dengan anggota DPRD Manokwari dari Komisi B,  agar membahas hal pencemaran ini, serta segera berkordinasi dengan pemerintah daerah dalam mengambil langkah bijak dalam masalah ini.

Dari Informasi diterima, sudah belasan Tahun warga terkena dampak terkontaminasi sumur dengan minyak, karena itu PT. Pertamina Persero segera mengambil langkah untuk mengatasi masalah ini, langkah relokasi bisa diambil untuk warga yang terkena dampak.

Sementara Warga Sanggeng Distrik Manokwari  berdekatan dengan depot Pertamina, sempat mengelu atas terkontaminasinya sumur warga yang berminyak dan mengadung bau Gas.

Ketua RT. 01 RW 06 Kelurahan Sanggeng Distrik Manokwari Barat, Godlief Boy Baransano menerangkan sebanyak 17 Sumur warga telah terkontaminasi minyak dan berbau Gas sehingga sumnur warga ini sudah tidak bisa digunakan lagi.

Sedangkan PT. Pertamina Persero baru menyediakan sebanyak 15 profil Tank 1.220 Liter, Sebenarnya pertamian menyediakan profil penampungan air satu profil tangki aira per rumah ini, jika pertamian hanya menyediakan 15 profil air, sehingga tidak cukup menjawab keluhannya dimana warga di kompleks Sanggeng terkena dampak dari sumurnya tercemar ini, berkisar 10 sampai 11 Kepala Keluarga, jelasnya.


Berita Terkait