Dua Warga di Manokwari Positif Corona, Masyarakat Jangan Panik

Oleh James Aisoki

16 April 2020 22:10 1160 VIew

''Juru Bicara Satgas Covid 19 Papua Barat, dr. Arnold Tiniap''

Manokwari arfaknews - Tim Satgas Covid 19 di Papua Barat mengupdate jumlah OTG, ODP dan PDP, serta Suspek positif di Papua Barat kamis (16- 04 -2020) bertambah 2 Kasus Positif di Papua Barat yakni di Manokwari.

Juru Bicara Satgas Covid 19 Papua Barat, dr. Arnold Tiniap menerangkan jumlah kasus Positif di Papua Barat kini sudah lima Orang, dua diantaranya berasal dari Kota Sorong dan tambahan 3 orang, yakni satu orang di Bintuni dan dua di Manokwari.

Sedangakn di kota Sorong sendiri, satu orang positif corona masih dirawat di rumah Sakit, sementara seorang lagi sudah meninggal, Untuk data hari ini, bertambah 1 Kasus Positif di Bintuni dan 2 Kasus Positif di Manokwari. Ketiganya berjenis kelamin laki-laki, dua di Manokwari berusia 30 dan 45 Tahun, sedangkan di Bintuni 37 Tahun, Mereka terinfeksi dengan riwayat perjalanan dari daerah terpapar virus corona.

Saat ini, dua Kasus virus corona di Manokwari dan Bintuni, belum ditangani di rumah sakit, mereka masih di isolasi atau kartina dirumah.

Orang Tanpa Gejala (OTG) ini telah diperiksa melalui Rapid test, sedangkan hasil Laboratorium di Makasar menunjukan positif corona, sehingga Langkah penanganan selanjutnya, dilakukan konfirmasi dengan Tim Satgas Kabupaten, jelasnya

Saat ini di Papua Barat, Manokwari, Kota Sorong dan Bintuni masuk dalam kategori Zona Merah, dihimbau ancaman virus ternyata ada disekitar, masyarakat di minta untuk tidak panik, jaga kesehatan, rajin mencuci tangan, besihkan diri, jaga jarak dan tenang dirumah, pintanya.

Diungkap pula tambahan data kasus OTG, ODP dan PDP di Papua Barat, Penambahan OTG per hari ini 6 Orang, sehingga total OTG  101, sedangka masih dalam Pemantauan 30 dan selesai diawasi 71 orang

Sedangkan Tambahan ODP 21 orang, sehingga total ODP di Papua Barat 613 orang, masih dalam pemantauan 188 orang dan selesai dipantau 425 orang, Tambahan 1 orang sehingga total PDP total 28 masih dalam pengawasan, selesai diawasi berjumlah 16. Jelasnya


Berita Terkait