Satu Anggota Brimob Tewas Dianiaya OTK, Senjata Miliknya Pun Dirampas

Oleh Redaksi

16 April 2020 23:10 7945 VIew

''Jenazah anggota Brimob dalam peti, dievakuasi keatas mobil hendak dibawa ke Kota Bintuni''

Manokwari arfaknews – Seorang anggota Brimob Polda Papua Barat bernama Briptu Mesak (29 Tahun) beralamat di asrama Brimob Kampung Lama Teluk Bintuni, tewas dianiaya oleh Orang Tak dikenal (OTK) Rabu dinihari (15 April 2020), sekitar pukul 02.30 Wit, bertempat di PT Wanagalang, Kampung Rawara pantai, Distrik Moskona Selatan, Teluk Bintuni.

Dari kronologis diterima dimeja redaksi, saat itu saksi dari Manager camp PT Wanagalang, bernama Predy, mendengar ada suara minta tolong, namun setelah dilakukan pengecekan menggunakan lampu, dimana saat itu lampu sedang padam, ditemukan korban sudah tergeletak dengan Luka bagian leher belakang.

Melihat korban sudah tergeletak, lalu melaporkan kejadian ini melalui WA ke Babinsa Koramil -03 Merdey yakni Serda Doni Permadi dan ke Kompi Brimob, bahwa telah terjadi penganiyaan terhadap seorang anggota Brimob.

Pasukan dari kompi Brimob pun tiba di kampung Barma Barat Distrik Moskona Selatan dan selanjutnya melakukan penyisiran dan pengejaran terhadap pelaku penganiayaan anggota Brimob tersebut.

berdasrkan informasi telah diterima, jika pelaku penganiayaan anggota brimo ini  telah melarikan diri ke Kabupaten Lain yang dekta dari lokasi kejadian.

Sementara dalam penganiayaan ini pula, satu pucuk senjata laras panjang dengan peluru kaliber 5,56 dan 1 magazen + amunisi raib dibawa pelaku penganiayaan.

Atas kejadian ini sejumlah aparat keamanan baik dari kepolisian maupun TNI, untuk tetap waspada mengingat pelaku penganiyaan merupakan OTK, membawa senjata hasil rampasan dari anggota Brimob dianiayanya hingga tewas.

Sejumlah anggota TNI dari Korem 181/PVT dan serta anggota pada pos Pamrahwan untuk lebih berhati-hati dalam melaksanakan tugasnya dan memedomani Protap Pengaman di Pos, Jajaran Kodim pun selalu berkoordinasi ke Polres untuk antisipasi dan back up bila dibutuhkan.

Sementara Kabid Humas Polda Papua Barat, AKBP Mathias kery, saat dikonfirmasi sejumlah awak media, terkait penganiayaan hingga tewasnya anggota Brimob Polda Papua Barat ini, belum memberikan keterangan secara resmi.


Berita Terkait