Gubernur Diperiksa Penyidik Polda Papua Barat Terkait Pencemaran Nama Baiknya

Oleh Redaksi

23 April 2020 01:10 1030 VIew

''ILustrasi''

Manokwari arfaknews – Gubernur Papua Barat, Dominggus Mandacan dipanggil tim penyidik Polda Papua Barat, untuk  memberikan keterangan terkait tindak pidana pencemaran nama baik dirinya di akun Facebook Media Sosial (Medsos) atas nama Qvarica dab Desty Rumbiak belum lama ini.

Hal ini dilontarkan kuasa hukum korban, Yan Christian Warinusy, Minggu (20/04/2020) mengatakan berdasarkan Laporan Polisi Nomor : LP/74/IV/2020/Papua Barat/SPKT, tanggal 08 April 2020,  penyidik Sub Direktorat Cyber Crime-Direktorat Kriminal Khusus Polda Papua Barat akan mengambil keterangan Gubernur Papua Barat sebagai korban terkait dugaan tindak pidana pencemaran nama baik melalui akun facebook atas nama Qvarica dab Desty Rumbiak.

Dikatakan Selama seminggu setelah laporan dibuat, pihak penyidik Polda Papua Barat telah memeriksa pelapor dan saksi-saksi serta ahli di bidang Informasi Transaksi Elektronik (ITE). Sehingga setelah memeriksa korban Dominggus Mandacan (Gubernur Papua Barat),

Dengan kesaksian korban, maka penyidik akan melakukan gelar perkara untuk menetapkan tersangka dalam perkara ini, sehingga perkara ini dapat segera ditindak-lanjuti secara hukum sesuai amanat UU RI No.8 Tahun 1981 Tentang Hukum Acara Pidana (KUHAP) hingga ke pengadilan.

Proses penegakan hukum atas sebuah tindak pidana penghinaan sebagai dimaksud dalam pasal 310 dan pasal 311 KUH Pidana serta Pasal 27 ayat (3) dan Pasal 45 ayat (1) UU RI No.11 Tahun 2011 Tentang Informasi dan Transaksi Elektronik, ungkapnya.

 


Berita Terkait