Jika Polisi Tak Mampu Tumpas Begal, Jangan Salahkan Warga Kalau Bertindak

Oleh Redaksi

25 April 2020 00:10 4027 VIew

''Tokoh Intelektual suku arfak, Daud Indou ''

Manokwari arfaknews – Komplotan begal bersenjata tajam di Kota Manokwari cukup meresahkan warga ditengah mewabahnya virus corona, sehingga aparat kepolisian diminta tegas untuk bertindak cepat meringkus komplotan pelaku pencurian dengan kekerasan ini.

Tokoh Intelektual Arfak, Daud Indouw, jumat (24/04/2020) meminta aparat kepolisian untuk segera menumpas komplotan begal yang cukup meresahkan warga Manokwari, disaat warga mengalami kesulitan ekonomi akibat pendemi covid 19.

Ditegaskan pula, jika Polisi sudah tidak mampu menuntaskan komplotan begal tergolong sadis ini, jangan salahkan warga jika mengambil tindakan sendiri, dimana warga seputaran Wosi maupun Taman Ria dan Rendani hingga jalan baru, sepakat menumpas komplotan begal bersenjata tajam ini, jika polisi sudah tak berdaya lagi.   

Komplotan begal ini terbilang sadis, dari satu malam kejadian terdapat korban kena tikam, bahkan kendaraan korbannya pun dibawa kabur, salah satunya jurnalist yang sering memberikan informasi buat masyarakat untuk diketahui publik.

Pihak keamanan dari TNI Polri pun harus dikerahkan melakukan patroli siang malam, guna memberikan rasa aman bagi warga Kota Manokwari dari tindak kejahatan begal.

Serta pihak keamanan pun diminta untuk melakukan razia senjata tajam pada pengedara motor maupun mobil,  jika ada warga kedapatan membawa senjata tajam tidak jelas, langsung jebloskan ke penjara, sebelum ada korban jiwa maupun luka akibat aksi begal marak saat ini, ujarnya.


Berita Terkait