Wartawan Ditikam, MPI Papua Barat Minta Pelaku Begal Ditindak Tegas

Oleh James Aisoki

25 April 2020 01:10 960 VIew

''Ketua Majelis Pemuda Indonesia (MPI) Provinsi Papua Barat, Jefre Aupray''

Manokwari arfaknews - Majelis Pemuda Indonesia (MPI) Papua Barat minta Kapolda Papua Barat tindak tegas palaku kejahatan Begal dan Curanmor di Papua Barat, pasca seorang Wartawan jadi korban begal mengakibatkan empat luka tikam bersarang ditubuhnya pada Rabu (Malam) 22 April 2020 kemarin.

Pihaknya mendukung Polri melalui Polda Papua Barat dan jajaran Polres Manokwari, untuk menindak tegas pelaku Bagal dan Curanmor di Papua Barat, terutama kasus menimpa salah satu Rekan Wartawan di Manokwari, kata Ketua Majelis Pemuda Indonesia (MPI) Provinsi Papua Barat, Jefre Aupray, Jumat (24/4/2020).

Diharapkan masalah ini segera terungkap dan pelakunya tertangkap dan ditindak tegas oleh aparat kepolisian untuk memberikan efek jera bagi pelaku.

Beberapa waktu lalu di Kota Sorong aksi Polisi cukup baik, untuk melumpuhkan pelaku, diharpkan pula Manokwari harus ada tindakan lebih dari aparat sehingga memberikan efekjera bagi pelaku, pasalnya beberapa pelaku sering lakukan aksi kriminalitas adalah residevis alias pemain lama.

Aksi kriminalitas, pemalakan, begal dan Curanmor cukup tinggi, kini masyarakat Papua Barat secara khusus masyarakat sangat resah dengan aksi-aksi kriminalitas dari anak-anak muda, karena itu perlu tindakan tegas dari polda dan Polres". Ungkapnya

Selaku Tokoh pemuda Papua, meminta masyarakat dan Lembaga adat untuk tidak melindungi dan ikut membela aksi-aksi kejahatan dilalukan sekelompok anak-anak muda di Masyarakat.

Aksi begal ini sudah keterlaluan sekali, tanah Papua ini tanah yang kaya dan luas, kenapa mereka tidak bisa bekerja untuk menghindupi dirinya. diharapkan pada seluruh masyarakat dan elemen adat di Papua Barat untuk tidak memberikan dukungan pada mereka melalukan tindakan tidak terpuji ini, harapannya.


Berita Terkait