Tokoh Arfak Desak Pemerintah Manokwari dan Papua Barat Lakukan Karantina Terpusat

Oleh Redaksi

20 May 2020 01:05 881 VIew

''Tokoh Intelktual Arfak''

Manokwari arfaknews – Tokoh Intelektual Arfak Daud Indou meminta pemerintah daerah Manokwari dan Papua Barat, untuk segera mengendalikan keinginan masyarakat melakukan karantina terpusat dari tingkat kabupaten hingga ke kampung, hal ini dapat mempermudah tim Gugus tugas Covid-19 maupun relawan memantau dan mengendalikan pasien terkena gejala

Menurutnya hal ini merupakan langkash efektif yang patut dilakukan guna memutuskan mata rantai covid-19, akan tetapi jelasnya meminta pada pemerintah daerah untuk menyiapkan tempat khusus untuk karantin.

Warga yang dikarantina nantinya tidak keluyuran kemana mana, sebab bahkan tidak dan terkesan warga mengkarantina diri di rumah selam 14 hari, itu jarang sekali bisa dipercaya, sebab merasa dirinya masih sehat bahkan takut dikarantia, paparnya saat ditemui Selasa, (19/5/2020).

Berharap khususnya ke Pemkab Manokwari, agar pasien berstatus Orang Dalam Pengwasan (ODP), Pasien Dalam Pengawasam (PDP) dan Orang Tanpa Gejala (OTG) dapat dikendikan sebelum menularkan virus corona ini ke warga lainnya dan akan berdampak lebih besar lagi penderita.

Pemerintah segera menyiapkan tempat khusus untuk karantina terpusat, kalau tidak nantinya agak susah bahkan setengah mati mengendalikannya bahkan dikhawatirkan akan semakin meningkat dan tidak ada pengurangan.

Sementara dr. Arnoldus Tiniap juru bicara Gugus Tugas Covid-19 Papua Barat mengatakan karantina terpusat diwacanakan itu akan sesegera mungkin, sebab Gugus tugas akan melayangkan surat pemberitahuan pada tiap kepala daerah di Papua Barat, serta menghimbau agar melaksanakan karantina terpusat sebelum alat PCR beroperasi dan terjadi ledakan mencuak, sebab dalam minggu ini kita akan mengirim surat pada pemerintah daerah, ungkapnya.


Berita Terkait