Pemda Manokwari Diminta Siapkan Tempat Isolasi Terpusat Pasien Positif Covid 19

Oleh James Aisoki

22 May 2020 13:05 71 VIew

''dokter Iwan Butar Butar''

Manokwari arfaknews - Pemerintah Daerah (Pemda) Manokwari diminta serius untuk menyediakan tempat isolasi terpusat bagi mereka terindikasi positif Covid 19.

 Dikhawatirkan jika tidak adanya tempat islosai terpusat, dapat menularkan virus ini ke orang lain, sambil tim medis menunggu hasil SWAB yang telah dikirim untuk mengetahui apakah positif terpapar virus corona atau tidak. Kata dr. Iwan, Rabu (20/5/2020).

Menurutnya Semua biaya pasien diisolasi hingga pakaiannya harus disediakan pemerintah, Jangan dibiarkan haknya terlantar, pemerintah bisa dituntut, sehingga hal ini harus diseriusi  untuk mencegah penularan melalui karantina/isolasi terpusat, ujarnya.

Pemerintah diminta pula untuk mengedukasi masyarakat, tujuaan mengisolasi ini guna mengobati pasien dan memutus mata rantai penularan, bukan mengasingkan mereka dari keluarganya, jelasnya.

Selain itu, diharapkan Pemerintah Kabupaten Manokawari menyediakan tempat karantina terpusat pada mereka terpapar positif Covid 19, bagi Yang positif wajib dikarantina, tidak boleh dibiarkan, apalagi karantina mandiri" ujarnya

Mereka yang Rapid tesnya Positif juga, wajib diisolasi sambil menunggu hasil Swab, Jika hasil Swab Negatif dipulangkan, tapi jika positif, maka diisolasi secara menyeluruh".

Jika mereka menolak dikarantina, maka harus ada kesepakatan dan resiko harus ditanggung, sebab berpotensi menularkan masyarakat jika tidak dikarantina.

Dokter Iwan menambahkan, perawat yang positif wajib dikarantina terpisah, jangan digabungkan mereka dengan warga, demikiaan pula perawat yang bergejala atau positif Rapid Tes, jelasnya.


Berita Terkait