Tiga Mahasiswa Unipa Hirup Udara Bebas

Oleh James Aisoki

18 June 2020 14:08 612 VIew

''Mahsiswa Unipa yang dibebaskan JPU dari Lembaga Pemasyarakatan kelas II B Manokwari''

Manokwari arfaknews – Tiga mahsiswa Universitas Negeri papua (Unipa) menghirup udara bebas setelah kejaksaan negeri Melalui jaksa penuntut umum (JPU), mengeluarkan Ketiga terdakwa dari rumah tahan Polda Papua Barat

Mahasiswa Unipa telah diekseusi JPU untuk dibebaskan diantaranya, Erik Aliknoe Mahasiswa Fakultas Teknik informatika, Pende Mirin Mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Bisnis, serta Yunus Aliknoe Mahasiwa Fakultas Sastra dan budaya. Ketiga Mahasiswa ini resmi dikeluarkan dari tahanan di rumah Tahanan ( Rutan ) Polda papua Barat Melalui Lembaga Permasyarakatan ( Lapas ) kelas 2 B Manokwari, kata Yan Ch. Warinnusy, melalui realisnya diterima media ini, Rabu (17/6/2020).

Selaku Kordinator Tim penasihat Hukum 3 ( Tiga ) Memberi Apersiasi kepada kepala kejaksaan Negeri Manokwari dan Jajarannya selaku eksekutor berdasrkan Putusan pengadilan Negeri (PN) Manokwari Nomor :15/pid.b/2020/PN.Mnk .

Sejak diadili pertama kali pada (13/02/2020 ) hingga di vonis pada (4/06/2020) Ketiga Tahanan Mahasiwa ini, sempat menjalani masa tahanan kurang lebih delapan bulan dua minggu.

Selama menjalani masa tahanan meraka terpaksa harus meninggalkan aktivitas kuliah sebagai Mahasiswa Universitas Papua, ujarnya.

Advokat Senior di Papua Barat ini memaparkan, ketiga Mahasiswa ini didakwa hakim melakukan tidak pidana Makar atau penghasutan sebagaimaan diatura dalam  surat Dakwaan JPU, dimana ketiganya dijerat pasal 106 dan 110 KUH pidana .

Ancaman hukuman pasal-pasal makar, maksimal dua puluh tahun penjara, Namun tuduhan disusun rapih dalam berkas-perkara ditingkat dari penyidikan di Polres Manokwari ke Polda Papua Barat tidak bisa membuktikan mereka sebagai pelaku makar.

Tidak adanya bukti dan saksi menunjukan keterlibatan ketiga mahasiswa ini melakukan dan turut serta melakukan tindakan pidana makar, sehingga disinilah letak kebijakan formal materi yang di gunakan dalam mengajukan rencana pembelaan terhadapa ketiga mahasiswa ini.

Ketua Pengadilan Negeri, Manokwari sonny AB. Lamory justru berpedapat berbeda dengan adanya tuntutan JPU dan memberi vonis sembilan bulan, dipotong seluruh Masa tahanan. Akhirnya, ada hari ketiga Mahasiswa Universitas Papua telah bebas setelah menjalani Tahanan dan pindana penjara sesuai keputusan Pengadilan Manokwari, jelasnya.


Berita Terkait