Pemerintah Perketat Protokol Kesehatan Di Pelabuhan Manokwari

Oleh jems aisoki

23 June 2020 19:09 1036 VIew

''Pemeriksaan Suhu Tubuh di Pelabuhan Manokwari Papua Barat''

Manokwari- Pelayaran Perdana KM.Gunung Dempo setelah Pemerintah membuka akses transportasi laut pasca pemerintah menutup akses transportasi pada april 2020 lalu.

Sebanyak 905 Warga Papua Barat akhirnya tiba di Papua Barat setelah 3 bulan tertutup akses transportasi di Jayapura Papua. Sebanyak 639 penumpang turun di Pelabuhan Manokwari, Sabtu (20/6/2020) pukul 22.00 WIT.

Ketua Harian Gugus Tugas Kabupaten Manokwari, dr. Henri Sembiring menjelaskan pihaknya menghadirkan 6 Puskesmas dari setiap distrik untuk melakukan pemeriksaan suhu tubuh dan mengecek administrasi perjalanan dan kesehatan. "Kita hadirkan 6 puskesmas, kita periksa para penumpang Manokwari. Siapa yang didapati sehu tubuhnya di atas 37,5 akan dilakukan penanganan lanjut dengan Rapid Tes.

Total Penumpang berkartu Tanda Penduduk Manokwari berjumlah 431 orang dari Jayapura. "Sesuai dengan protokol, hanya warga Manokwari diijinkan turun. Sementara untuk warga lainnya tetap diatas kapal. Kami hanya tangani warga Ber-KTP Manokwari". Kami anjurkan, mereka isolasi mandiri di rumah selama 14 hari. Tiim medis akan melakukan pengawasan kepada mereka selama masa 14 hari, jika ada keluhan segera komunikasikan dengan pihak medis di setiap Puskesmas, harapnya. 

Disisi yang lain, Pemprov Papua Barat melalui Gugus Tugas Covid 19 diminta bertanggung jawab terhadap warga Manokwari raya yang turun di Pelabuhan Manokwari. Kami sudah berkordinasi dengan gugus tugas Covid 19 Provinsi, mereka tangani warga Manokwari Raya, jelasnya.

Pantauan media ini, Gubernur Papua Barat, Drs. Dominggus Mandacan, bersama Kapolda Papua Barat, Brigjen Pol. Tornagogo Sihombing dan Plh. Bupati Manokwari, Eddy Budoyo menyambut kedatangan warga Papua Barat di Pelabuhan Manokwari, Sabtu (20/6/2020) pukul 22.00 WIT.


Berita Terkait