Sudah Ada Sosialisasi Dirikan SPN, Jangan Komentar Jika Tak Berkepentingan

Oleh Redaksi

28 June 2020 01:07 795 VIew

''Gubernur Papua Barat, Drs. Dominggus Mandacan Bersama Kapolda Papua Barat, Irjen Tornagogo Sihombing''

Manokwari, arfaknews - Gubernur Papua Barat, Dominggus Mandacan minta masyarakat tidak berkomentar soal pembangunan Sekolah Polisi Negara di Manokwari Selatan Papua Barat.

"Kalau yang bukan berkaitan disitu, tidak boleh berkomentar, itukan masyarakat asli di situ dengan pak bupati sudah adakan pertemuan, sudah lakukan sosialiasi," ucap Gubernur Papua Barat, saat diwawancarai oleh Wartawan, Sabtu (27/6/2020).

Gubernur menjelaskan, pelepasan Tanah seluas 23 Hektar untuk pembangunan SPN telah melalui tahapan pertemuan yang digelar bersama masyarakat pemilik hak ulayat.

Masyarakat bersama Bupati Manokwari Selatan telah melakukan pertemuan, Kemudian diterima, sehingga ada penyerahan tanah. "Mereka yang bukan berkepentingan dengan itu, tak usaha berkomentar, orang disitu saja sudah serahkan kok," ungkapnya.

Gubernur menambahkan, apabila masyarakat pemilik hak ulayat protes, lantaran tidak terlibat dalam sosialisasi. "Kalau pemilik hak ulayat disitu komentar, mungkin pada saat penyerahan, dia tidak ada ditempat, sehingga tidak ikut dalam sosialiasi, jadi dia tidak tahu," ujarnya.

Mereka disarankan bertanya kepada tokoh adat, kepala suku yang ikut dalam pertemuan bersama Bupati, tentang penyerahan tanah pembangunan Sekolah Polisi Negara (SPN).

Seperti diberitakan sebelumnya, Pemuda Arfak menolak Pendirian Sekolah Polisi Negara (SPN) yang dibangun di Kabupaten Manokwari Selatan Papua Barat.


Berita Terkait