Selain Gerobaknya Dirusak Pemalak, Korban Pun Sempat Dihujani Batu

Oleh Redaksi

29 June 2020 13:07 2024 VIew

''Kondisi gerobak jualan makanan usai dirusak para pelaku pemalakan ''

Manokwari arfaknews – Korban pemalakan terjadi di jalan Yos Sudarso, Sanggeng, Manokwari, Minggu (28/06/2020) kemarin,  menyebabkan sebuah gerobak milik korban di rusak 6 orang pelaku,

Selain merusak gerobak miliknya, korban pun di hujani batu, sehingga korban lari bersembunyi guna menghindari lemparan batu.

Alif merupakan korban pemalakan menyebabkan gerobak miliknya dirusak, kini mulai bangkit kembali guna memenuhi kebutuhan hidup keluarganya ditengah ekonomi sulit dimasa pendemi corona.

Saat di hubungi via ponsel, Senin (29/06/2020) menuturkan kejadian menimpa dirinya sekitar pukul 06.30 Wit, bermula ketika hendak menjajakan makanan nasi kuning miliknya pada warga, namun tiba tiba muncul dua pemuda menggunakan motor, datang menghampirinya meminta nasi kuning.

Tidak mau mencari maslaha, akhirnya dirinya memberikan makanan nasi kuning pada dua orang pemuda, namun tidak disangkan rekan kedua pelaku berjumlah empat orang  pun datang memalak uang, namun korban tidak bisa berubaut banyak, lantaran belum ada satupun pembeli yang datang.

Kesal tidak diberi uang, pelaku lalu merusak kaca bahkan mendorong gerobok korban hingga terjatuh ke aspal, menyebabkan sejumlah makanan di atas gerobak jatuh berserakan di aspal.

Selain itu, korban pun di hujani batu, sehingga korban pun lalu kabur meninggalkan barang jualannya, berselang beberap menit kemudian, sejumlah warga pun lalu berhamburan turun ke jalan melihat gerangan apa yang terjadi.

Dari kejadian ini, korban lalu melaporkan hal ini ke Polsek Kota Manokwari, usai dimintai keterangannya, polisi pun berupaya secara maksimal untuk meringkus para pelaku pemalakan disertai pengrusakan tersebut.

Akibat dari pemalakan ini hingga menyebabkan gerobak jualan makananya di rusak beserta isinya, korban mengalami kerugian hingga jutaan rupiah.

Dikatakan pula, bukan kali ini jualannya sering dipalak, bahkan sudah sering kali, namun kejadian ini cukup parah dari hari sebelumnya, sebab sudah merusak barang dagangannnya.


Berita Terkait