Silahkan Tempuh Jalur Hukum Jika Tidak Puas Dengan Keputusan Pansel DPRPB Jalur Otsus

Oleh Redaksi

10 July 2020 12:08 1943 VIew

''Gubernur Papua Barat, Drs. Dominggus Mandacan bersama beberapa OPD di Lingkup Pemprov Papua Barat''

Manokwari, arfaknews - Gubernur Papua Barat, membuka ruang kepada masyarakat untuk menempuh jalur hukum jika tidak merasa puas dengan keputusan Panitia Seleksi DPRPB jalur pengangkatan periode 2019 - 2024.

"Waktu pansel tetapkan hasil, jika ada calon yang merasa tidak puas, karena proses penilaian atau penetapan Pansel, silahkan kumpul bukti-bukti dan ajukan gugatan," ucap Gubernur, Drs. Dominggus Mandacan, saat memberi arahan usai Ibadah di Kantor Gubernur, Kamis (9/7/2020).

Gubernur menjelaskan, menempuh jalur hukum merupakan langkah terbaik ketimbang mengajak masyarakat atau mahasiswa lakukan aksi-aksi demonstrasi.

"Kalau ada masalah, ditempuh secara baik-baik, dikomunikasikan secara baik. Tidak perlu mengajak adik-adik di kampus untuk demo Gubernur, demo Pansel, demo kepala Suku, ada jalur hukum yang bisa ditempuh," jelasnya.

Gubernur menerangkan, keputusan pansel merupakan hasil penilaian Pansel berdasarkan tahapan seleksi yang diikuti setiap calon anggota DPRPB jalur pengangkatan Periode 2019 - 2024.

"Saya sama sekali tidak intervensi hasil pansel, bisa tanya kepada 5 orang itu. Satu mewakili masyarakat adat, Pemerintah, Kejaksaan, Akademisi dan Wartawan. Semua keputusan ditetapkan berdasarkan rangking, sesuai tahapan seleksi, baik seleksi administrasi, kesehatan, akademik, dan seleksi wawancara. Semua hasil seleksi terbuka," bebernya.

"Jadi, misalnya jika tidak puas dengan penilaian pansel, silahkan kumpul data, fakta, dan menempuh jalur hukum," tutur Gubernur menambahkan.

Setalah Pansel menyerahkan 11 nama dari tiga Daerah pemilihan pada selasa kemarin, Gubernur Papua Barat akan melanjutkan ke Mendagri untuk mendapatkan persetujuan. "Setalah ditetapkan dalam SK Mendagri, maka saya akan Lantik 11 orang itu," jelasnya.


Berita Terkait