Tunggakan Mencapai 1 Milyar, BPJS Limpahkan Kepada Kejati Papua Barat

Oleh Redaksi

19 July 2020 15:11 989 VIew

''Realis Tunggakan BPJS Badan Usaha''

Manokwari, arfaknews - BPJS Kesehatan melimpahkan tunggakan Badan Usaha kepada Kajaksaan Tinggi Papua Barat melalui Surat Kuasa Khusus (SKK) guna dilakukan upaya litigasi.

"Kita terus lakukan upaya  - upaya mediasi kepada beberapa perusahan, kalau yang sudah tidak patuh kita alihkan lewat surat kuasa khusus kepada Kejaksaan," ucap Kepala Cabang BPJS Kesehatan Manokwari , dr. Meryta Oktaviane Rondonuwu usai menggelar pertemuan bersama Kejati di Manokwari,  Jumaat (17/7/2020).

Meryta menerangkan, pihaknya menyerahkan wewenang kepada Kejaksaan merupakan kesepakatan pihak BPJS dan Kejati sesuai amanat Perpres 82 tahun 2018.

"Sesuai Amanat Perpres, kita sudah buat MOU dengan Kejaksaan di awal tahun. Kami berharap, melalui Surat Kuasa Khusus (SKK) kepada kejaksaan bisa membantu dalam proses non litigasi, kejaksaan lakukan upaya mediasi, pendekatan  persuasif, harapannya dengan begitu mereka akan patuh," tuturnya

Meryta mengungkap, dari total 190 Badan Usaha, 46 perusahan sudah patuh membayar tunggakan sementara 144 dinilai belum patuh. Perlu dilakukan pendekatan persuasif untuk melunasi tunggakan.

Per Juni 2020 sudah ada 46 Badan Usaha yang patuh, sisanya masih berproses, situasi covid juga kan kita pahami kendala yang dihadapi.

"Dari total 144 perusahaan ini, harapannya tahun ini bisa dilunasi. Bisa diperpanjang kalau masih ada itikad baik,  disampakan kendalanya apa, tapi kalau tidak, ya prosesnya kita serahkan kepada Kejaksaan," ujarnya.

Dari total tunggakan yang sudah terbayarkan sebesar Rp. 169. 899. 999,- sementara yang belum terbayarkan (Piutang) sebesar Rp. 1.114.456.786.

Tunggakan sudah dari tahun sebelumnya, ada yang 6 bulan, 12 bulan, bahkan satu Tahun lebih. Kami berharap mereka melunasi, kita terus bangun komunikasi dengan pihak perusahan"jelasnya.


Berita Terkait