Ribulan Botol Miras dan 18 Paket Ganja Hasil Tangkapan Dimusnahkan

Oleh Redaksi

20 July 2020 15:08 299 VIew

''Suasana Pemusnahan barang bukti berupa Ribuan botol Miras berbagai merek disertakan dengan pemusnahan ganja kering berlangsung di Halaman Kantor Kejati Papua Barat''

Manokwari arfaknews - Sebanyak 4.014 botol miras berbagi merek dan 18 bungkus plastik ganja kering hasil tangkapan dari para pelaku, dimusnahkan  sejumlah forkopindan dan disaksikan sejumlah tokoh agama dan tokoha adat berlangsung dihalaman  Kantor Kejati Papua Barat, Senin (20/7/2020).

Kepala Kejaksaan Tinggi Papua Barat, Yusuf, SH, MH mengatakan  Ribuan botol miras yang dimusnakan ini merupakan hasil operasi  tangkapan anggota Datasemen Intelkam Kodam 18 Kasuari Papua Barat, pada Januari 2020 lalu.

"Hari ini kami bersama forkompinda dan tokoh masyarkat musnahkan, ribuan botol miras,"ucap Kejati Papua Barat, usai munahkan ribuan Botol Minuman Keras (Miras).

Kejati juga menerangkan, sesuai putusan Pengadilan Negeri Manokwari atas 3 terdakwa tersebut dinilai telah memenuhi rasa keadilan dimana telah melanggar Undang- Undang Perdagangan minuman keras. Mereka divonis 1 bulan kurungan penjara dengan denda Rp 2 juta, dengan putusan ikrar, barang bukti miras dimusnakan. 

Pemusnakan barang bukti miras dilakukan agar tidak mengundang tanya dari Kalayak publik atas penyitaan miras yang dilakukan oleh aparat penegak hukum. 
"Saya harap, seluruh masyarakat di Papua Barat bersama- sama memberantas miras,"ujarnya.

Pemusnahan Minuman  Keras oleh Kejati Papua Barat didukung oleh Elemen Masyarakat, salah satunya tokoh Pemuda Papua di Sanggeng Manokwari, Goodflif Boy Baransano.

"Kami harap, operasi ini terus digalakan berantas miras sehingga kota Manokwari kita cintai terbebas miras,"pintanya.

Disisi lain, tokoh masyarakat Papua, Obet Ayok mengatakan masyarakat Papua mendukung penyitaan dan peredaran minuman keras merusak generasi Papua.

"Miras ini, musti diberantas sampai di akar- akarnya. Sehingga tidak ada miras disini. Bagaimana kita mau maju sementara gerasi Papua masih dipengaruhi miras. Akibat, miras, salah satu biang kerok melakukan kejahatan tetapi juga konflik,"tuturya.

Acara pemusnahan miras ini dihadiri oleh Kepala Kejaksaan Tinggi Papua Barat, Yusuf,S.H.,MH, Wakajati Papua Barat, Eben Ezer Simanjuntak, dan Forkopimda Papua serta tokoh mesyarakat.


Berita Terkait