Gubernur Papua Barat dan Para Bupati bertemu Menpan RB Bahas Hasil CPNS

Oleh Redaksi

05 August 2020 22:10 1224 VIew

''Arahan Gubernur Papua Barat, Drs. Dominggus Mandacan kepada para Pencaker OAP di Manokwari saat menggelar aksi menuntut kuota CPNS bagi OAP''

Manokwari, arfaknews - Gubernur bersama Para Bupati dan Wali Kota di Papua Barat mengagendakan pertemuan dengan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi, Tjahjo Kumolo pada kamis, 6 Agustus 2020 di Jakarta.

Gubernur Provinsi Papua Barat, Dominggus Mandacan mengatakan agenda pertemuan itu direncanakan membahas hasil seleksi  CPNS formasi 2018 yang tidak memenuhi kuota 80 persen dikhususkan untuk Orang Asli Papua dan  20 persen formasi umum untuk Orang Non Papua di sejumlah kabupaten/kota di Papua Barat.

"Sesuai dengan kesepakatan daerah dengan Pak Menpan, kuota CPNS di Papua dan Papua Barat, 80 per 20 persen. Namun saat pengumuman hasil, tidak sesuai dengan kuota 80 per 20 itu, bahkan ada daerah yang hasilnya berbanding terbalik,"  ucap Gubernur usai menggelar pertemuan dengan para Bupati se-Papua Barat di Manokwari, Senin (6/8/2020).

Kabupaten Manokwari, Manokwari Selatan, Teluk Bintuni, Maybrat, Tambrauw, Kabupaten Sorong Selatan, Kabupaten Sorong, dan Kabupaten Pegunungan Arfak telah mengumumkan hasil seleksi CPNS formasi tahun 2018 pada 30 Juli 2020 pekan lalu. 

Sementara, Kabupaten Teluk Wondama, Fakfak, Kaimana, Raja Ampat dan Kota Sorong masih menunggu kordinasi dengan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi, Tjahjo Kumolo sebelum mengumumkan hasil seleksi CPNS di Daerah.

Gubernur menerangkan, dalam agenda pertemuan nantinya, Pemprov akan minta formasi  CPNS tahun 2019 dan 2020 untuk digelar seleksi pada akhir 2020.

Arahan Kementerian, seleksi CPNS formasi tahun 2019, 2020 dan 2021 akan dibuka pada tahun 2021 mendatang. "Kita minta agar formasi CPNS  tahun 2019  dan 2020 di gelar pada November 2020 guna mengakomodir semua OAP yang tidak lolos pada formasi 2018 kemarin," jelasnya.


Berita Terkait