18 Tahun Sampari Yembise Terbaring Dalam Keadaan Kritis Di Rumah

Oleh Redaksi

11 August 2020 10:09 2512 VIew

''Sampari Yembise saat dipangku Oleh Kakaknya''

Manokwari, arfaknews - Sampari Yembise, bocah kelahiran 11 Februari tahun 2002, hanya bisa terbaring menahan rasa sakit selama 18 Tahun di rumahnya.

Teman - teman seusianya kini telah menggenggam Ijazah SMA, sementara Sampari hanya bisa berharap pertolongan dari keluarganya agar pulih dari rasa sakit yang dialaminya. 

Sampari Yembise didiagnosa sakit Hidrosefalus sejak berusia 3 bulan, sementara pergelangan tangan dan kakinya terlipat kaku dan mata kirinya terpapar sakit Katarak. Anak seusia 18 tahun ini digendong kakak perempuannya, saat pekerja media mendatangi kediamannya di Kampung Arowi Distrik Manokwari Timur Kabupaten Manokwari Papua Barat, Senin (10/8/2020).

Sarce Urbasa Yembisi mengatakan Ia tak miliki pilihan selain melakukan perawatan tradisional kepada buah hatinya sebagai salah satu pilihan pengobatan, walaupun ia sempat membawanya ke Rumah Sakit namun terkendala pembiayaan kesehatan.
 
"iya pernah kami bawa Sampari ke RSUD, dan dirujuk ke Makasar, kita hanya diberikan biaya perjalanan 3 juta dari pemda, sementara untuk operasi, biayanya lebih dari 5 juta keatas,"ungkap Sarce 

Hal hasil, mereka berunding bersama keluarga, memutuskan  tak lanjut operasi. Mereka memilih kembali ke Manokwari untuk melakukan pengobatan tradisional. " Kalau waktu itu, ada biaya untuk operasi, mungkin Sampari tak akan terjadi seperti saat ini," tuturnya.

Sampari pernah  mendapat bantuan dana pengobatan  dari Dinas Sosial Kabupaten Manokwari, sebesar 300 ribu per bulan yang dibayar per triwulan namun bantuan itu tak berjalan lama. Selain itu, Sampari juga pernah mendapat bantuan pengobatan dari perawat terdekat namun tak rutin.

Sementara untuk membawanya ke Rumah Sakit, Sarce terkendala pembiayaan. "Kami belum ada pilihan untuk bawa Sampari ke rumah sakit, belum ada biaya," ungkapnya.

Sarce hanya bisa berharap semoga Tuhan membuka jalan, sehingga ada pertolongan bagi buah hatinya. " Kalau ada dukungan, kami akan bawa Sampari ke rumah sakit," harap Sarce sembari meneteskan air mata.
 


Berita Terkait