Antisipasi Money Politik dan Black Campaign, Pemuda Papua Bentuk Tim Kawal Pilkada 2020

Oleh Redaksi

12 August 2020 01:09 406 VIew

''Suasana FGD di salah Satu Hotel di Manokwari Papua Barat''

Manokwari, arfaknews - Melalui Fokus Grup Diskusion yang gelar oleh Parlemen Jalanan Papua Barat (Parjal), GMKI, FL2MI, dan PMII berharap terbentuklah sebuah tim independent dalam mengawal pelaksanaan Pemilu yang bersih, adil dan jujur di Papua Barat.

"Pembentukan tim ini terdari dari berbagai Elemen kepemudaan di Papua Barat, terpanggil berkerja secara independen mengawal proses pelaksanaan Pilkada yang bersih di Papua Barat," ucap Ketua Panitia FGD, Geradus Tembut, S.Pd saat diwawancarai, Rabu (12/8/2020).

Geradus menerangkan, selama ini banyak tindakan - tindakan unkonstitusional yang dilakukan oleh oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab saat proses pelaksanaan Pimilihan Umum.

Masih ada Black Campaign, Money Politik, dan aksi memobilisasi masa untuk memilih di sejumlah TPS. Tak hanya itu, kadang terjadi aksi-aksi kekerasan, saat perhitungan suara. 

"Kami harap perlu dibentuk Tim Independent dari pemuda untuk ikut mengawal proses pelaksanaan pilkada bersih di Papua Barat," Ujar Geradus.

Dia menerangkan, ide dilaksanakan FGD muncul, saat bertukar pikiran bersama pemuda dalam menyikapi proses pilkada yang bersih, jujur dan adil. 

"Selama ini pemuda selalu ambil sikap saat masalah sudah terjadi, maka melalui moment ini, pemuda ambil sikap hadir lebih awal, ikut serta mengawal pilkada," tuturnya.

Selain itu, Geradus menambahkan untuk menghasilkan Pilkada yang aman dan bersih, maka Parpol harus mengorbitkan Calon yang miliki integritas, moral dan kepatuhan Hukum yang baik, sehingga mampu memberikan edukasi demokratis bagi masyarakat.

Kami juga harapakan, agar pihak keamanan, bertindak tegas menindak mereka yang melakukan pelanggaran Pemilu. "Saya harap Gakumdu bertindak tegas kepada para calon yang melakukan pelanggaran pemilu," tegasnya.

Disisi lain, Abraham Ramandey, Kordiv Penindakan dan pelanggaran Pemilu Bawaslu Papua Barat, memberikan apresiasi kepada pemuda atas inisiatif menggelar FGD menghadirkan para Stekholder membahas pelaksanaan Pilkada di Papua Barat.

Kami apresiasi Inisiatif Papua, dan kami mendukung tim independen pemuda. "Kalau sudah dibentuk, segera bersinergi dengan Bawaslu untuk ikut mengawal pelaksaan Pemilu kepala Daerah di sejumlah kabupaten," ujar Abraham

Abraham mengharapkan keterlibatan pemuda sebagai agen perubahan harus nyata di masyarakat dan ikut mengawal pelaksanaan Pilkada yang bersih.

Jumlah anggota Bawaslu sangat sedikit, jadi kita butuh keterlibatan masyarakat dalam mengawasi pelaksanaan Pilkada, terutama dukungan dari pemuda. 

"Pemuda herus ikut untuk mengawasi agar tidak terjadi Money Politik, tanpa Black Champaign, dan turut serta menekan potensi kerawanan pemilu di masyarakat,"jelasnya.

Dalam FGD ini, dihadiri oleh Kapolda Papua Barat, Irjen Pol Tornagogo Sihombing, Asisten I Setda  Pemprov Papua Barat, Musa Kamodi, Sekda Manokwari Aljabar Makatita, Wakajati Papua Barat,  Leonard Eben Ezer Simanjuntak,  Kordiv Penindakan Bawaslu Papua Barat, Abraham Ramandey, Ketua Bawaslu Kabupaten Manokwari, Syors Prawar, dan KPU Manokwari,  Ketua DAP Wilayah III Doberay, Zhakarias Horota, KNPI Papua Barat, serta sejumlah Organisasi Kepemudaan di Manokwari Papua Barat.


Berita Terkait