Para Kepala Daerah Diminta Proaktif Daftar Pekerja Non ASN Ke BPJAMSOSTEK

Oleh Redaksi

16 September 2020 00:09 189 VIew

''Gubernur Menyerahkan BSU secara Simbolis kepada Pekerja di Papua Barat''

Manokwari, arfaknews - Sebanyak 
8.816 pekerja di Papua Barat telah terdaftar  sebagai  penerima Bantuan Subsidi Upah (BSU) dari pemerintah pusat melalui Kementerian Tenaga Kerja sesuai Permenaker No 14 Tahun 2020.

Gubernur Papua Barat, Drs. Dominggus Mandacan mengharapkan dukungan para pekerja yang telah melaporkan rekening ke BPJAMSOSTEK untuk bersabar menunggu seluruh persyaratan/klasifikasi penerima bantuan sesuai dengan peraturan menteri Ketenagakerjaan RI. 
 
"Saya harap penerima bantuan bersabar, yang telah menerima bantuan subsidi upah agar dapat dimanfaatkan sesuai dengan tujuannya,"ucap Gubernur dalam acara penyerahan BSU secara simbolis kepada pekerja di Papua Barat di salah satu hotel  Manokwari, Selasa (14/09/2020).

Disisi lain, Gubernur juga meminta seluruh pemberi kerja agar segera mendaftarkan pekerja di BPJAMSOSTEK untuk mendapatkan perlindungan Jaminan Sosial ketenaga kerjaan.

Gubernur juga mendorong pemerintah daerah Kabupaten/Kota di Papua Barat untuk mendaftarkan pekerja Non ASN dan memastikan seluruh perusahan telah menjadi peserta BPJAMSOSTEK.

Selanjutnya, Kepala BPJS Ketenagakerjaan Papua Barat, Mintje Wattu menerangkan jumlah itu masih penerima BSU di Papua Barat masih ditingkatkan hingga mencapai 55.000 pekerja yang memenuhi syarat untuk menerima bantuan pekerja aktif yang terdaftar di BPJS Ketenagakerjaan sampa Juni 2020.

Bantuan diserahkan ke rekening penerima sesuai data yang diberikan oleh perusahan. Disisi lain, Wattu menerangkan BPJS Ketenagakerjaan tidak memiliki kewenangan untuk menyampaikan data nama dan jumlah calon penerima BSU.

"Kewenangan berada di Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional dan serta di Kementerian Tenaga Kerja Republik Indonesia"jelasnya.


Berita Terkait