Polisi Ungkap Modus Operandi Transaksi Jual Beli Narkoba Di Manokwari

Oleh Redaksi

16 September 2020 21:09 587 VIew

''Kasat Resnarkoba Polres Manokwari, Iptu Masudi''

Manokwari, arfaknews - Kapolres Manokwari, AKBP Dadang Winjaya melalui Kasat Resnarkoba, Iptu Masudi ungkap Modus Operandi (MO) transaksi jual beli Narkoba jenis Ganja di Manokwari Papua Barat.

Kasat mengungkap transaksi jual beli Narkoba jenis Ganja cukup tinggi di Manokwari terutama menyasar di kalangan anak-anak muda  dan remaja.

Dengan modal kecil para pengedar di Manokwari mendapatkan keuntungan yang cukup fantastis.

"Rata-rata pengadar bermodal sejuta, dua jutaan, namun bisa untung diatas itu,"ucap kasat resnarkoba Polres Manokwari, Iptu Masudi, Senin (14/9/2020). 

Dalam transaksi jual beli, kata Masudi biasanya para pengedar menggunakan  istilah - istilah tertentu untuk mengelabui kecurigaan masyarakat.

Biasanya istilah yang digunakan untuk menggambarkan paketan seharga jutaan dengan sebutan "Batu".

"Satu Batu, untuk Paketan Seharga Rp.1. 000.000 dan dua Batu untuk Paketan seharga Rp. 2.000.000,"ungkapnya.

Sementara untuk Paketan, Ratusan dan puluhan bervariasi. "Paket Limra, untuk paketan Sedang seharga Rp. 500.000 ribu dan Paket "Sera" untuk paketan Saset seharga Rp. 100.000 ribu rupiah.

Tak hanya itu, ada paketan "Limpul seharga, Rp. 50.000 pecahan dari paketan sera atau Rp. 100.000 rupiah.

Kasat Iptu Masudi meminta masyarakat proaktif bersama Kepolisian dalam memberantas transaksi Narkoba dari Kota Manokwari.
 


Berita Terkait