Istri Calon Bupati Teluk Bintuni Bakal Polisikan Suaminya

Oleh Redaksi

18 September 2020 21:10 5063 VIew

''Istri Bakal Calon saat mengajukan Keberatan ke KPU Teluk Bintuni''

Teluk Bintuni, arfaknews - Sri Utamiati didampingi Kuasa Hukumnya, Cosmas Refra, SH., MH membuat pengaduan resmi  ke KPU atas kekisruhan data yang dimasukkan oleh Suaminya, Ali Bauw sebagai bakal calon Bupati Teluk Bintuni, Jumaat (18/9/2020). 

Dia merasa keberatan atas data keluarga Ali Bauw yang tidak sinkron dengan data asli saat mendaftar di KPU Kabupaten Teluk Bintuni, pada 10 September 2020 lalu. 

Sebagai istri sah, dia menilai adanya unsur kesengajaan yang dilakukan saat mencantumkan nama Sri Utami,S.Pd di website KPU Teluk Bintuni. 

"Setelah saya cek data bakal calon Bupati Ali Bauw di Website KPU, ternyata dicantumkan nama Sri Utami, S.Pd, bukan nama saya, Sri Utamiati, S.Pd. "Itu kan sangat fatal," ungkapnya.

Tak hanya itu, dalam daftar riwayat hidup, Ali Bauw  melaporkan data - data fiktif. 
Dia hanya melaporkan 3 anak, padahal dia miliki 4 orang anak Kandung. 

Ali Bauw juga melaporkan riwayat pendidikan tidak sesuai dengan Ijazah yang digunakan saat mendaftar sebagai Bakal Calon di KPU Kabupaten Teluk Bintuni. 

Selain kekisruhan data Keluarga, Sri merasa keberatan tidak dilakukannya audit maupun konfirmasi harta kekayaan Ali Bauw sebagai bentuk laporan pertanggungjawaban sebagai syarat dalam pendaftaran ke KPU.

"Saya tidak pernah dimintai keterangan maupun diperiksa baik itu harta bergerak maupun tidak, sebagai salah satu syarat dalam Laporan Harta Kekayaan Penyelenggaraan Negara (LHKPN). Padahal  kami masih terikat, itu yang menjadi laporan di KPU, itu harta dari mana,"katanya.

"Kami juga tidak membubuhkan tanda tangan disitu. Ini fatal," imbuh Utamiati.

Cosmas Refra, SH., MH selaku kuasa Hukum  Utamiati mengatakan segala bentuk pelanggaran hukum atas adanya maladministrasi akan dilaporkan ke pihak yang berwenang.

Penasehat Hukum akan selidiki dan investigasi segala kemungkinan adanya bentuk pelanggaran hukum apalagi terindikasi pidana. 

"Kami secara langsung mendatangi KPU dan akan ditindaklanjuti dengan Laporan Resmi ke Kepolisian Resort (Polres) Teluk Bintuni atas dugaan penggunaan data palsu,"ujarnya.

Disisi lain, Utamiati menambahkan sebagai istri sah dia merasa kecewa atas data-data yang dicantumkan dalam daftar riwayat Hidup bakal calon Bupati Kabupaten Teluk Bintuni Periode 2020- 2024.

 "Apakah anak-anak kami sudah tidak diakui lagi, kan sampai sekarang kami masih terikat pernikahan yang sah,"bebernya. 

Utamiati menceritakan kisah piluhnya, bahwa kenapa bukan dia yang seherusnya mendampingi Ali Bauw sebagai Istri sah. 

Saya lihat di media yang mendampingi Pak Yohanes Manibuy itu istri sahnya, tapi yang mendampingi Ali Bauw, itu bukan saya.

Seharusnya kan istri sah yang mendampingi, itu siapa," tutur Utamiati sembari mengusap air mata sambil menunjukkan dokumen-dokumen asli sebagai istri sah dari Ali Bauw


Berita Terkait